51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Prof. Hadi Shubhan Resmi Dilantik sebagai Dekan FH UNAIR 2025-20230: Langkah Baru Menuju Keunggulan Hukum Global

Humas FH (10/09/2025) | Fakultas Hukum 51¶¯Âþ (FH UNAIR) resmi memasuki era baru dengan dilantiknya Prof. Dr. M. Hadi Shubhan, S.H., M.H., C.N. sebagai Dekan periode 2025“2030. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat di Aula Garuda Muktit 51¶¯Âþ pada Rabu (10/09/2025), dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, civitas akademika UNAIR, serta tamu undangan.

Pelantikan ini menjadi penanda berakhirnya masa kepemimpinan Prof. Iman Prihandono, Ph.D yang selama lima tahun terakhir membawa berbagai pencapaian penting bagi FH UNAIR. Regenerasi kepemimpinan di FH UNAIR dipandang sebagai momentum untuk memperkuat fondasi sekaligus memperkokoh arah fakultas ke masa depan. Pergantian kepemimpinan ini tidak semata seremonial, melainkan bagian dari proses berkesinambungan dalam menjaga standar mutu akademik dan pengembangan institusi.

Prof. Hadi Shubhan dikenal luas sebagai figur akademisi yang visioner, progresif, dan berpengalaman. Ia merupakan Guru Besar Hukum Kepailitan pertama di Indonesia yang dikukuhkan pada tahun 2022. Karier akademiknya telah ditempa selama lebih dari dua dekade di FH UNAIR, dengan mengampu sejumlah mata kuliah penting seperti Hukum Kepailitan, Hukum Ketenagakerjaan, dan Hukum Tata Usaha Negara. Reputasinya semakin kuat melalui peran sebagai peneliti, pengabdi masyarakat, serta ahli dalam berbagai perkara hukum di tingkat nasional maupun internasional. Penghargaan sebagai Dosen Hukum Favorit Nasional 2024 dari HukumOnline menambah rekam jejak prestasi sekaligus menunjukkan kedekatannya dengan dunia pendidikan hukum.

Sejumlah program konkret telah ia siapkan untuk mendukung terwujudnya visi tersebut. Salah satu yang menjadi perhatian utama adalah perluasan kerjasama strategis dengan firma hukum, Mahkamah Agung, dan lembaga-lembaga prestisius lainnya melalui skema magang intensif setara 20 SKS. Program ini diharapkan dapat memperkaya pengalaman mahasiswa dengan membawa mereka langsung pada praktik hukum nyata di luar ruang kuliah. Selain itu, ia juga menargetkan peningkatan kapasitas penerimaan mahasiswa sarjana hingga enam ratus orang pada tahun 2029, pengembangan program doktoral dengan kuota enam puluh mahasiswa, serta rencana pembukaan cabang pendidikan hukum baru di Jakarta.

Baca Juga:

Dalam bidang akademik, Prof. Hadi menekankan bahwa FH UNAIR harus tampil sebagai produsen ilmu hukum, bukan sekadar konsumen. Langkah yang ditempuh antara lain percepatan penambahan guru besar baru, pendirian jurnal ilmiah khusus di bidang kenotariatan, serta pembentukan pusat kegiatan mahasiswa yang berorientasi pada pengembangan riset. Seluruh upaya tersebut dirancang untuk meningkatkan kualitas riset hukum yang tidak hanya relevan di tingkat nasional, tetapi juga mampu memberi warna dalam perumusan hukum internasional.

Pelantikan ini menjadi simbol harapan besar bagi seluruh sivitas akademika FH UNAIR. Dengan pengalaman panjang, rekam jejak yang mumpuni, serta visi kepemimpinan yang jelas, Prof. Hadi Shubhan diharapkan mampu mengantarkan FH UNAIR menuju peran yang lebih strategis, tidak hanya sebagai institusi pendidikan hukum terkemuka di Indonesia, tetapi juga sebagai mercusuar hukum global yang memberi kontribusi nyata bagi perkembangan hukum dunia.

Penulis: Jessica Ivana Haryanto

Editor: Masitoh Indriani

AKSES CEPAT