51动漫

51动漫 Official Website

Prof. Jonathan Hafetz dari Seton Hall Law School, Paparkan Strategi Penulisan Disertasi Hukum

FH News (05/02/2026) | Fakultas Hukum 51动漫 (FH UNAIR) kembali menyelenggarakan Guest Lecture Series bersama Prof. Jonathan Lewis Hafetz dari Seton Hall University School of Law in Newark, New Jersey, USA. Kuliah tamu ini dilaksanakan pada hari Senin (09/02/2026) di Ruang 302 Gedung A.G. Pringgodigdo dengan berbagai macam materi seperti comparative law, constitutional theory, legal theory, rule of law, political theory, dan sebagainya. Pada kesempatan ini, Prof. Jonathan Lewis Hafetz membekali mahasiswa dengan pemahaman mendasar mengenai penulisan disertasi doktor hukum, terutama terkait karakter ilmiah, arah argumen, serta posisi disertasi sebagai kontribusi akademik.

Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa disertasi doktor hukum tidak dapat dipahami sebagai buku panduan praktis, rangkuman doktrin, atau hanya sekedar menelaah kebijakan semata. Namun, disertasi merupakan argumen hukum yang disusun secara berkelanjutan agar dapat menunjukkan kemampuan penulis dalam membangun dan mempertahankan gagasan utama secara konsisten, sekaligus menempatkan penelitiannya dalam perdebatan hukum yang lebih luas.

Peserta kemudian diajak memahami peran pertanyaan penelitian sebagai fondasi utama disertasi. Pertanyaan yang jelas akan menentukan ruang lingkup, struktur, serta metode penelitian yang digunakan. Oleh karena itu, mahasiswa didorong untuk memilih topik yang fokus, relevan, dan mampu menopang pembahasan mendalam, tanpa kehilangan keterkaitan dengan isu hukum yang sedang berkembang.

Aspek orisinalitas juga dibahas sebagai unsur penting dalam disertasi doktor. Orisinalitas tidak selalu berarti menciptakan teori hukum yang sepenuhnya baru, melainkan dapat berupa sudut pandang yang berbeda, pengembangan argumen yang belum banyak dibahas, atau penyusunan kerangka analisis baru terhadap persoalan hukum yang sudah ada. Dalam hal ini, yang ditekankan adalah keberanian intelektual untuk mengambil posisi argumentatif.

Dari sisi metodologi, kegiatan ini mengulas berbagai pendekatan penelitian hukum, seperti doktrinal, teoritis, komparatif, empiris, maupun gabungan. Mahasiswa diingatkan bahwa metode penelitian harus dipilih secara sadar dan dijelaskan alasannya, termasuk pemilihan yurisdiksi dan periode waktu, agar penelitian memiliki dasar akademik yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, mahasiswa diarahkan untuk memilih topik yang sesuai dengan minat dan ketertarikannya, sehingga proses penulisan disertasi dapat dijalani secara lebih nyaman dan berkelanjutan.

Struktur disertasi menjadi bagian penting dalam pembahasan, mulai dari pendahuluan yang merumuskan pertanyaan dan argumen utama, tinjauan pustaka yang memetakan perdebatan akademik, hingga bab-bab analisis yang saling berkaitan. Setiap bab sejatinya wajib berkontribusi langsung terhadap penguatan argumen sehingga tidak ada bagian yang berdiri sendiri tanpa fungsi yang jelas antara satu sama lain.

Selain substansi, kegiatan ini juga menekankan pentingnya gaya penulisan akademik. Mahasiswa didorong untuk menulis secara jelas, analitis, dan terarah, dengan menghindari ringkasan panjang, kutipan berlebihan, serta penempatan argumen penting di catatan kaki. Gaya penulisan dipahami sebagai cerminan penguasaan penulis terhadap materi dan alur berpikirnya.

Baca Juga:

Melalui kegiatan ini, FH UNAIR berharap mahasiswa memperoleh pemahaman yang seimbang antara aspek konseptual, metodologis, dan teknis dalam penulisan disertasi doktor hukum. Dengan bekal tersebut, mahasiswa diharapkan mampu menulis disertasi yang tidak hanya memenuhi syarat akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu hukum.

Penulis: Angelique Novelyn

Editor: Masitoh Indriani

AKSES CEPAT