51动漫

51动漫 Official Website

Program VLIR-UOS UNAIR dan VUB Wujudkan Hak atas Benih 280 Petani Perempuan di Jawa Timur

FH News (11/02/2026) | Sejak tahun 2023, 51动漫 (UNAIR) bersama Vrije Universiteit Brussel (VUB) berkolaborasi dalam Proyek Inisiatif Jangka Pendek VLIR-UOS sebagai langkah ekspresif menanggapi kesenjangan akses antara petani perempuan dan petani laki-laki di Indonesia terhadap penerimaan informasi benih dan hak-hak pertanian. Masalah ini semakin terkuak saat diketahui bahwa petani yang membiakkan varietas baru secara lokal tidak memiliki pengakuan hukum atas inovasi mereka.

programvlir1
Kunjungan dengan para petani

Sebagai tindak lanjut, Program Inisiatif Jangka Pendek VLIR-UOS dilaksanakan sebagai upaya untuk pemberdayaan petani perempuan demi mewujudkan Hak atas Benih bagi petani. Hal ini dilakukan untuk mendorong sistem pangan yang berkelanjutan dan tangguh di Jawa Timur serta memastikan pengakuan dan pelestarian hukum atas pengetahuan tradisional.

Program Inisiatif Jangka Pendek VLIR-UOS telah memberdayakan secara langsung 280 petani perempuan di tujuh kabupaten di Jawa Timur, di antaranya Sidoarjo, Malang, Blitar, Tuban, Pasuruan, Mojokerto, Nganjuk serta satu kabupaten di Bali, yaitu Pedawa. Program juga berhasil memperkuat pendekatan multi-pemangku kepentingan yang melibatkan Divisi Perempuan Aliansi Petani Indonesia (API) sebagai penyedia data lapangan, Kementerian Pertanian yang mengidentifikasi kesenjangan regulasi, serta petani perempuan sebagai partisipan aktif dalam pembentukan program.

Setelah berhasil memberdayakan 280 petani perempuan sebagai ‘Agen Perubahan’, pada 12 Desember 2025, proyek ini menjadi tuan rumah kunjungan dari Direktorat Jenderal Kerja Sama Pembangunan dan Bantuan Kemanusiaan Belgia (DGD). Perwakilan DGD Joris Van Nieuwenhove mengunjungi dua desa di Kabupaten Pasuruan dan Mojokerto.

Desa pertama yang dikunjungi yaitu Desa Menyarik, Kabupaten Pasuruan. Berdasarkan pernyataan dari enam petani laki-laki yang dipimpin oleh Bapak Abu Hasan selaku ketua kelompok tani bahwa pelatihan pembangunan kapasitas yang diadakan pada Juli 2025 yang secara khusus difokuskan untuk perempuan telah menghasilkan keterlibatan petani perempuan dalam produksi eco-enzym dan pembiakan benih di desa tersebut. 淢emproduksi eco-enzyme membutuhkan waktu tiga bulan untuk mengomposkan limbah organik rumah tangga攖ugas yang sangat cocok untuk petani perempuan, karena mereka sering bertanggung jawab mengumpulkan limbah rumah tangga, ungkap salah satu warga.

Kunjungan dilanjutkan oleh delegasi dan tim UNAIR ke Desa Padi di Kabupaten Mojokerto. Selama kunjungan, tim bertemu dengan empat petani perempuan yang sebelumnya telah berpartisipasi dalam program pembangunan kapasitas VLIR-UOS. Perempuan-perempuan ini menunjukkan pemahaman mendalam tentang kedudukan hukum mereka, menjelaskan bagaimana mereka telah menerapkan pengetahuan mereka tentang hak-hak petani.

淪etelah sesi pelatihan pada bulan Juli 2025 lalu, kami mengambil inisiatif untuk mentransfer pengetahuan ini kepada rekan-rekan kami, menciptakan efek berantai di seluruh komunitas. Akibatnya, perempuan di desa kini sangat memahami isu-isu kritis, termasuk hak mereka atas subsidi pupuk, kedaulatan benih, kepemilikan tanah, dan akses pasar yang adil, tutur salah satu petani perempuan.

Atas kesadaran hak-hak mereka sebagai petani perempuan di pasar, terdapat peningkatan terhadap kekuatan tawar mereka. Para petani perempuan di desa tersebut berhasil menjual hasil panen secara langsung ke Badan Urusan Logistik Nasional (BULOG) dan mendapatkan harga yang lebih baik dan stabilitas keuangan yang lebih besar. Dari pendapatan tersebut, para petani perempuan mendiversifikasi pendapatan mereka untuk memproduksi makanan ringan lokal, seperti kerupuk beras.

Baca Juga:

Proyek kolaborasi UNAIR dan VUB ini membuktikan bahwa pemberdayaan berbasis pengetahuan berkontribusi dalam mengubah petani perempuan dari penerima manfaat menjadi agen perubahan yang mandiri dan sadar akan hak-hak hukum mereka. Kesuksesan ini menandai langkah konkret menuju pengakuan hukum atas pengetahuan tradisional dan penguatan peran perempuan dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional

Penulis : Inez Maria Nuna Larantukan

Editor : Masitoh Indriani

AKSES CEPAT