Humas (25/11/2024) | Fakultas Hukum 51动漫 (FH UNAIR) kembali menghadirkan inovasi pembelajaran melalui kegiatan role play yang mengadopsi simulasi forum internasional. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dalam simulasi sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations General Assembly/UNGA). Pada role play kali ini, tema yang diangkat adalah 淩esolusi UNGA tentang Kompensasi dan Pendanaan Adaptasi Dampak Perubahan Iklim.

Kegiatan berlangsung pada Senin, 25 November 2024, di beberapa kelas Hukum Internasional (Kelas A dan Kelas C) Kampus B UNAIR. Role play ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk merasakan langsung bagaimana proses diplomasi dan negosiasi di tingkat internasional . Setiap mahasiswa mewakili negara-negara anggota PBB dengan berperan sebagai diplomat yang berupaya mencari kesepakatan dalam menyusun resolusi terkait kompensasi dan pendanaan adaptasi dampak perubahan iklim.
Dalam simulasi tersebut, mahasiswa tidak hanya diminta mempresentasikan posisi negara yang diwakilinya, tetapi juga bernegosiasi dengan delegasi negara lain untuk membangun konsensus. Perdebatan hangat terjadi terkait pembagian tanggung jawab antara negara maju dan negara berkembang dalam mendanai program adaptasi perubahan iklim.
Salah datu dosen mata kuliah Hukum Internasional, Jani Purnawanty, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mengasah pemahaman mahasiswa tentang dinamika forum internasional sekaligus meningkatkan keterampilan mereka dalam diplomasi. 淪imulasi ini memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa mengenai proses perumusan kebijakan global. Selain itu, mereka juga belajar pentingnya argumentasi berbasis data dan kerja sama antarnegara, ujarnya.
Salah satu peserta, Bagus Kusuma, mahasiswa semester tujuh, mengungkapkan kesannya mengikuti kegiatan ini. 淎walnya cukup menantang memahami posisi negara yang saya wakili, tetapi proses ini sangat menarik. Saya belajar banyak tentang negosiasi dan pentingnya menjaga keseimbangan kepentingan global, tuturnya.
Kegiatan ini diakhiri dengan pengesahan resolusi oleh forum yang disepakati mayoritas delegasi. Resolusi tersebut mencakup rekomendasi pembentukan dana internasional untuk mendukung program adaptasi perubahan iklim di negara-negara berkembang, serta mekanisme kompensasi bagi negara yang paling terdampak perubahan iklim.
Baca Juga:
FH UNAIR berkomitmen terus mengembangkan metode pembelajaran inovatif seperti ini guna mempersiapkan mahasiswa menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Simulasi ini diharapkan dapat menjadi bekal penting bagi mahasiswa yang ingin berkarir di bidang hukum internasional dan diplomasi.
Editor: Jani Purnawanty & Masitoh Indriani




