Humas FH (24/09/2025) | Fakultas Hukum 51动漫 (FH UNAIR) kembali menyambut kunjungan dari Faculty of Law, Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia. Wujud kunjungan ini dapat dilihat dari Guest Lecture Series yang terselenggara pada hari Rabu (10/09/2025) dan Kamis (11/09/2025). Salah satu sesi yang mengawali Guest Lecture Series adalah Islamic Class, yang menghadirkan narasumber Dr. Rozlinda Abdullah, dosen Fakultas Hukum UiTM. Pada kesempatan tersebut, Dr. Rozlinda menyampaikan materi berjudul 淭akliq: Application and Practice in Malaysia. Kuliah ini bersifat wajib bagi mahasiswa International Undergraduate Program (IUP) FH UNAIR angkatan 2024.
Dalam pemaparannya, Dr. Rozlinda Abdullah memberikan penjelasan komprehensif mengenai konsep takliq dalam hukum keluarga Islam di Malaysia. Menurutnya, takliq merupakan janji atau pernyataan bersyarat yang diucapkan oleh seorang suami setelah akad nikah dan memiliki implikasi hukum apabila syarat tersebut dilanggar. Penjelasan Dr. Rozlinda mencakup landasan hukum takliq dalam perundang-undangan Malaysia, mulai dari aturan yang terdapat dalam Enakmen Undang-Undang Keluarga Islam hingga praktik di Mahkamah Syariah. Beliau juga menekankan bahwa keberadaan takliq memiliki fungsi protektif bagi istri, karena dapat menjadi dasar untuk menuntut cerai apabila suami tidak memenuhi kewajibannya.
Lebih jauh, Dr. Rozlinda menyoroti bagaimana penerapan takliq di Malaysia dipengaruhi oleh faktor sosial dan budaya masyarakat. Beliau membandingkan praktik ini dengan sistem hukum keluarga di negara-negara mayoritas Muslim lainnya, termasuk Indonesia, sehingga mahasiswa dapat memahami perbedaan pendekatan yang digunakan di tiap negara. Diskusi ini menjadi semakin menarik ketika mahasiswa IUP FH UNAIR 2024 diajak untuk menganalisis peran takliq dalam menciptakan keadilan dalam rumah tangga, serta bagaimana hukum Islam beradaptasi dengan konteks modern tanpa kehilangan nilai dasarnya. Interaksi yang terjalin membuat suasana kuliah terasa hidup, dengan berbagai pertanyaan kritis muncul mengenai relevansi takliq di era kontemporer.
Baca Juga:
Kunjungan UiTM Malaysia ke FH UNAIR menjadi bagian dari komitmen kedua fakultas hukum untuk mempererat kolaborasi akademik internasional. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan wawasan baru, tetapi juga kesempatan untuk membangun jejaring dengan akademisi dari luar negeri. Diharapkan kegiatan semacam ini dapat berlanjut secara berkesinambungan, membuka peluang kerja sama riset, pertukaran mahasiswa maupun dosen, serta pengembangan kurikulum yang adaptif terhadap tantangan global. Lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan lulusan hukum yang berwawasan internasional, tanpa kehilangan akar keilmuan dan nilai-nilai lokal.
Penulis: Angelique Novelyn
Editor: Masitoh Indriani




