51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Achmad Faisal Bawafi, Duta Utama Putra FIB UNAIR 2025

Achmad Faisal Bawafi (di sebelah kiri, memegang piala) saat puncak acara Pemilihan Duta FIB 2025 di Candradimuka Hall, Kampus MERR-C UNAIR, Jumat (28/2/2025). (Foto: Dokumen Pribadi)

FIB NEWS “ Achmad Faisal Bawafi, mahasiswa angkatan 2024 (FIB UNAIR), resmi terpilih sebagai Duta Utama Putra FIB 2025. Pemilihan berlangsung pada Jumat (28/2/2025) bertempat di Candradimuka Hall, Kampus MERR-C UNAIR. Faisal berhasil meraih gelar tersebut setelah melalui proses seleksi yang penuh tantangan, yang tidak hanya menguji kemampuan, tetapi juga menginspirasi banyak orang.

Perjalanan Menuju Duta FIB

Faisal menceritakan bahwa keputusannya untuk mengikuti ajang ini berawal dari keinginannya untuk berkembang dan memperluas relasi. œSaya ingin sekali mengembangkan diri, terutama soft skill dan kemampuan organisasi. Saya juga ingin menjadi contoh bagi teman-teman di FIB, bahwa kita bisa aktif dan memberi inspirasi, ungkapnya dalam wawancara dengan Humas Muda (6/4/2025).

Proses seleksi tak lepas dari tantangan, terutama bagi Faisal yang merasa gugup saat berbicara di depan publik. “Awalnya gugup sekali, terlebih saat harus berbicara di depan banyak orang dan juri. Tapi, berkat latihan dan dukungan teman-teman, rasa takut itu perlahan hilang, dan saya mulai bisa lebih percaya diri, kata Faisal.

Selain itu, pengalaman karantina bersama peserta lain juga meninggalkan kesan mendalam. œSelama karantina, kami saling mendukung, berbagi cerita, dan belajar bareng. Rasanya seperti keluarga, dan saya merasa tumbuh dengan sebagai peserta maupun sebagai pribadi, tambahnya.

Faisal saat sesi tanya jawab bersama para juri dalam puncak acara Pemilihan Duta FIB 2025 di Candradimuka Hall, Kampus MERR-C UNAIR, Jumat (28/2/2025). (Foto: Dokumen Pribadi)

Tantangan dan Pembelajaran di Balik Kompetisi

Selama mengikuti seleksi, Faisal belajar banyak tentang diri sendiri. œTantangan terbesar bukan cuma soal bersaing, tapi juga harus menemukan potensi yang selama ini mungkin belum saya sadari. Rasanya, ini bukan hanya tentang menang, tapi lebih kepada bagaimana kita berkembang melalui prosesnya, jelas Faisal, yang merasa semakin siap untuk menjalani peran sebagai Duta FIB.

Peran Sebagai Duta FIB dan Pesan untuk Mahasiswa

Bagi Faisal, menjadi Duta FIB lebih dari sekadar gelar. Ia menganggap peran tersebut sebagai tanggung jawab yang harus dijalani dengan penuh kesadaran. œSaya ingin menjadi inspirasi untuk teman-teman di FIB, dan tentunya membantu membangun citra positif fakultas ini, baik di dalam maupun luar kampus, ujarnya. Faisal berencana menginisiasi berbagai program yang bermanfaat bagi mahasiswa, seperti pelatihan kepemimpinan dan kegiatan sosial yang melibatkan mahasiswa dan fakultas tentunya.

Faisal menutup wawancara dengan pesan semangat untuk seluruh mahasiswa FIB. œJangan takut untuk mencoba hal baru. Keluar dari zona nyaman itu penting. Setiap kesempatan adalah peluang untuk belajar dan berkembang. Jadilah diri kalian sendiri, dan tampilkan sisi terbaik kalian kepada dunia, tutupnya.

Keberhasilan Faisal meraih posisi sebagai Duta Utama Putra FIB 2025 ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 4, yakni Quality Education.

Penulis: Gustyosih Chesta Pramesti
Editor: Fania Tiara Berliana Marsyanda

AKSES CEPAT