51动漫

51动漫 Official Website

BEM FIB dan WALHI Jawa Timur Adakan Kolaborasi Angkat Problem Ekologis Surabaya

Tiga orang pemantik dan seorang pemandu sedang berdiskusi

Penulis : Syirly Aldira Syaifulloh | Editor : Ilma Arrafi Nafi檃

Kementerian Kajian dan Aksi Strategis BEM Fakultas Ilmu Budaya (FIB) 51动漫 (UNAIR) bersama denganJawa Timur menyelenggarakan kegiatan diskusi terbuka pada Jum’at, 26 Mei 2023 di Amphiteater Kampus B 51动漫. Diselenggarakannya diskusi terbuka ini dalam rangka peringatan 730 kali lahirnya Surabaya.

Acara dimulai pukul 19.00 dengan pembacaan 3 puisi dari Komunitas Titik Nol yakni Velina Chandra, dan Cane Rahayu, serta perwakilan BEM yakni Rahmat Nur Hidayat. Kemudian dilanjutkan dengan Lucky sebagai pemandu diskusi dengan tiga pemantik lainnya yakni Reno Surya sebagai seorang Jurnalis,  Direktur WALHI, Wahyu Eka Setyawan, dan Muhammad Jibril sebagai Menteri Kementerian Kastrat BEM FIB.

Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) merupakan salah satu lembaga yang fokus pada  lingkungan dengan salah satu kegiatannya yaitu melakukan riset mengenai sampah energi ruang terbuka hijau. Diskusi terbuka ini membahas mengenai sisi ekologis Surabaya. Sebuah problem yang dianggap tidak dekat dengan kita namun membahayakan bagi masyarakat. “Lingkungan yang diwariskan kepada kita haruslah menjadi tanggung jawab sesama manusia untuk merawatnya. Fenomena yang terjadi dewasa ini salah satunya adalah dampak sampah yang dibiarkan secara terus menerus.” Jelas Lucky sebagai ujaran pengantar dalam pembukaan diskusi terbuka malam ini.

Selanjutnya Reno Surya menyebutkan, dalam riset untuk berita mengenai ekologis sampah di Surabaya, ada banyak hal yang harusnya kembali didisiplinkan tentang sampah. Saat melakukan observasi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Benowo, yang letak tempat pembuangan tak jauh dari mukim warga, keadaannya benar-benar memprihatinkan. Sayangnya, saat ditanya soal pengelolaan sampah, sejauh ini pemerintah tampak kurang peduli dengan sisi ekologis yang sudah mengkhawatirkan.

Melalui riset yang dilakukan oleh Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Jawa Timur, Wahyu Eka Setyawan menyebut bahwa meningginya angka sampah juga datang dari konsumen yang tidak sadar diri. Masih banyak masyarakat atau mahasiswa yang membuang sampah sembarangan. Padahal sebagai konsumen yang baik seharusnya mendorong perubahan-perubahan penegakan aturan tentang sampah. Salah satu gebrakan dari Wali Kota Surabaya, peraturan terkait pelarangan penggunaan sampah plastik sekali pakai dinilai menjadi salah satu capaian yang cukup bagus meskipun implementasinya memang sulit.

Berbicara mengenai kondisi ekologis Surabaya di umurnya yang tak lagi muda, masyarakat dan kaum muda khususnya mahasiswa 51动漫 harus memiliki kesadaran dan solusi tentang sampah yang semakin membludak. Jai, sapaan akrab Jibril, berharap akan ada kebijakan peraturan rektor yang mengatur mengenai pengelolaan sampah di 51动漫. Terlebih, sampai saat ini belum ada peraturan atau kebijakan rektor yang mendorong peraturan kebijakan sampah di 51动漫.

“Dewasa membawa kita menemui ragam realita yang kebanyakan jahat, tetapi diam bukan pilihan, kesadaran harus dirawat sebaik mungkin.” Tegasnya sebagai penutup.

Kegiatan ini turut mendukung FIB dalam mewujudkan SDG檚 poin 13 yakni Climate Action.

AKSES CEPAT