51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

BEM FIB Gelar Pengmas DEPUTRA, Wujudkan Masyarakat Berdaya

Antusiasme masyarakat dalam program pengabdian masyarakat DEPUTRA 8.0 (Foto: Istimewa).

FIB NEWS “ Program pengabdian masyarakat tahunan, DEPUTRA 8.0 resmi digelar oleh Kementerian Pengabdian Masyarakat BEM 51¶¯Âþ (FIB UNAIR). Tahun ini, kegiatan tersebut mengambil lokasi di kawasan Dolly, Surabaya. Acara pembuka berlangsung, Sabtu (4/10/2025) dengan semangat besar untuk membangun kolaborasi dan memberdayakan masyarakat melalui berbagai aktivitas edukatif dan sosial.

Deananda Dzakiyyah Putri selaku ketua pelaksana DEPUTRA 8.0, menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar program tahunan, tetapi juga wadah pembelajaran sosial bagi mahasiswa.

œDEPUTRA 8.0 menjadi wadah bagi mahasiswa untuk terjun langsung ke tengah masyarakat. Tidak hanya membawa program, tapi kami juga membuka ruang dialog, saling belajar, dan saling menguatkan, ujar Dea. 

Rangkaian Program DEPUTRA 

Kegiatan DEPUTRA 8.0 berlangsung selama dua bulan dengan total 20 hari efektif. Pada Oktober, fokus kegiatan berada di Kampung Mitra Dolly, di mana mahasiswa menjalankan program edukatif seperti pengajaran bahasa Inggris bertema healthy bites healthy lives. Selain itu, juga terdapat program seperti penyuluhan pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi hingga medical check-up dengan menggandeng BEM Fakultas Keperawatan UNAIR.

Memasuki bulan Desember, kegiatan berpindah ke desa mitra dengan program yang lebih luas, seperti Sambung Rasa Warga, Sekolah Alam, dan Rumah Sehat dari Bumi yang melibatkan ibu-ibu PKK melalui kegiatan demo masak berbasis hasil bumi lokal. Adapun salah satu proyek unggulan DEPUTRA tahun ini adalah Cerita Ngampungan yaitu sebuah film dokumenter yang mengangkat budaya dan sejarah desa. 

Lebih lanjut, Dea menambahkan bahwa DEPUTRA 8.0 tidak lepas dari sebuah tema besar Kolaborasa yaitu Kolaborasi Mewujudkan Asa, Menenun Harapan Bersama Kampung dan Desa.

œTema ini lahir dari keyakinan bahwa kerja sosial tidak cukup dengan niat baik saja, tetapi juga harus dilandasi empati, keterlibatan emosional, dan penghargaan pada nilai lokal, jelas Dea.

Program mengajar DEPUTRA bersama anak-anak kecil setempat (Foto: Istimewa).

Kolaborasi Bersama Masyarakat

Acara pembukaan DEPUTRA di Dolly itu sukses disambut positif oleh masyarakat. œAnak-anak sangat antusias, warga menyambut dengan ramah, dan tokoh masyarakat juga turut mendukung. Kehadiran kami diterima bukan sebagai acara mahasiswa semata, tetapi bagian dari kehidupan bersama mereka, ujarnya.

Di akhir sesi, Dea menyampaikan harapan agar kegiatan DEPUTRA 8.0 membawa dampak berkelanjutan bagi masyarakat dan mahasiswa. Ia juga berpesan kepada seluruh panitia, peserta, dan masyarakat untuk menjaga semangat kolaborasi hingga penutupan nanti.

œMari jalani kegiatan ini dengan ketulusan dan rasa saling percaya. Semoga kerja sama ini benar-benar meninggalkan jejak kebaikan yang berkelanjutan, juga setiap langkah yang dijalankan bisa menenun harapan yang tidak berhenti setelah program usai tutup Dea. 

Kegiatan pengabdian masyarakat DEPUTRA 8.0 ini selaras dengan upaya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) pada poin 11, yaitu mewujudkan kota dan permukiman yang berkelanjutan. 

Penulis : Ega Danar Aji Wibowo

Editor: Nur Khovivatul Mukorrobah 

AKSES CEPAT