51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

BEM FIB Memantik Semangat Demokrasi Melalui Sosialisasi Pemira

Potret sesi materi oleh Tegar Putratama Fahriza selaku Presiden BEM FIB UNAIR 2024

FIB NEWS “ Pada hari Selasa (3/12/2024), Komisi Pemilihan Umum Raya 51¶¯Âþ (KPUR BEM FIB UNAIR) menyelenggarakan Sosialisasi Pemira 2024 secara daring. Kegiatan tersebut dihadiri oleh mahasiswa dan mahasiswa FIB UNAIR 2024, KPUR FIB, Badan Pengawas Pemilihan Umum Fakultas Ilmu Budaya UNAIR (BAWASLU FIB UNAIR) serta Dr. Listiyono Santoso, S.S., M.Hum. selaku Wakil Dekan 1 FIB UNAIR.

Menyambut musim pemira, kegiatan Sosialisasi Pemira merupakan langkah awal untuk memberikan semangat. Acara tersebut dibuka dengan kalimat sambutan dari Ketua KPUR FIB, BAWASLU FIB, serta  Dr. Listiyono Santoso, S.S., M.Hum.. Agenda kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Tegar Putratama Fahriza selaku Presiden BEM FIB 2024. Dalam materinya, Tegar memberikan poin penting mengenai demokrasi dalam lingkup mahasiswa. 

Memaknai politik bagi mahasiswa

Tegar memaknai mahasiswa sebagai pilar demokrasi. Ia turut menekankan pentingnya partisipasi aktif mahasiswa dalam proses pembentukan dan pengambilan keputusan politik, entah dalam lingkup nasional maupun kampus.

œMahasiswa adalah pilar demokrasi. Segala hal yang terkait politik, nasional atau kampus, mahasiswa harus ada didalamnya. Secara keilmuan, wawasan, mahasiswa lebih ber-privilege dari siswa. Kita sebagai mahasiswa, yang telah membaca buku sehari sehari, lebih tahu kebijakan politik dan mengkritisi kebijakan tidak sesuai dan memberikan rekomendasi kebijakan. Jangan sampai pemerintah memutuskan kebijakan sendiri, ungkapnya.

Tentunya, sebelum berfokus pada hal yang lebih tinggi, ia menekankan pula peran mahasiswa peran aktif mahasiswa dalam organisasi dan pemira sebagai sarana untuk belajar dan berkembang. Keterlibatan ini tidak hanya bermanfaat untuk pengembangan pribadi, tetapi juga memberikan pemahaman yang lebih baik tentang dinamika sosial dan politik yang akan berguna di masa depan.

œSebagai mahasiswa, tentunya sebelum masuk tatanan tertinggi, kita harus aware yang di depan kita, yaitu pemira di kampus, atau fasilitas. Salah satu peran dari mahasiswa, selain mengikuti pemira, harus aktif tergabung dalam organisasi mahasiswa. Disamping kita belajar terkait administrasi dan sosialisasi, secara tidak langsung belajar politik. Karena dari setiap insan pasti ada argumen dan kepentingan yang positif. Hal ini akan berguna bagi modal dalam menghadapi kehidupan sehari hari hingga membuka berbagai kesempatan, pungkasnya.

Jika mahasiswa ini tidak in touch dengan pemira, hal ini akan berpengaruh bagi nantinya, entah bem atau blm. Jika yang terpilih tidak concern pada isu tersebut, yang akan kena imbasnya adalah mahasiswa

Menanggapi Apatisme

Ketika berbicara mengenai pemilihan umum, sikap apatis terhadap pemilihan umum seringkali ditemukan. Tegar menanggapi hal tersebut sebagai tantangan serius karena hal tersebut dapat menjadi kerugian yang besar.

œApatisme terhadap politik menjadi tantangan serius. Ini menjadi kerugian besar.

Harapan

Sebagai penutup, Tegar memberikan harapan yang besar pada pemira tahun ini. Ia meyakini bahwa terdapat berbagai mahasiswa mahasiswi unggul.

œSemoga membuahkan pemimpin yang terbaik dari yang terbaik. Saya yakin FIB memiliki banyak figur yang bagus. Jangan ragu untuk maju menjadi kontestan PEMIRA 2024 ini, imbuhnya.

Kegiatan Sosialisasi Pemira 2024 ini mendukung poin SDGs nomor 16, yaitu Peace, Justice, and Strong Institutions.

Penulis: Fayza Mirzani Zauwja Alwan

AKSES CEPAT