51动漫

51动漫 Official Website

Dekan FIB Raih Penghargaan dari Pemkot Surabaya

FIB News – Dekan 51动漫 (FIB UNAIR), Prof. Dr. Purnawan Basundoro, S.S., M.Hum., kembali meraih penghargaan prestisius. Kali ini, beliau dianugerahi penghargaan dari Pemerintah Kota Surabaya karena andil besarnya sebagai Tenaga Ahli dalam penyusunan Naskah Memori Kolektif Bangsa terkait Arsip Pembangunan Tugu Pahlawan. Penghargaan ini diberikan oleh Walikota Surabaya dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79.

Prof. Purnawan mengungkapkan kebahagiaannya atas penghargaan tersebut. Penghargaan ini merupakan kali ketiga ia menerima apresiasi dari Walikota Surabaya. “Sebelumnya, saya pernah mendapatkan penghargaan sebagai pelestari cagar budaya dan penyusun ensiklopedi sejarah dan budaya Surabaya. Kali ini, saya menerima penghargaan atas penyusunan naskah memori kolektif bangsa. Tentunya, saya sangat senang karena ini adalah pengakuan atas keilmuan dan profesi saya sebagai dosen,” tuturnya.

Kontribusi Dosen FIB dalam Arsip Bangsa

Prof. Pur, sapaan akrabnya, tidak bekerja sendirian dalam penyusunan naskah ini. Ia dibantu oleh dua dosen FIB lainnya, yaitu Kukuh Yudha Karnanta, S.S., M.A. dan Sarkawi B. Husain, S.S., M.Hum. “Alhamdulillah, pengajuan Arsip Pembangunan Tugu Pahlawan ini telah disahkan oleh pemerintah Indonesia sebagai bagian dari memori kolektif bangsa,” ungkapnya.

Prof. Pur menekankan bahwa naskah ini adalah kontribusi nyata dari para akademisi FIB UNAIR kepada Kota Surabaya dan Bangsa Indonesia. “Penyusunan naskah ini adalah wujud dedikasi para dosen FIB untuk melestarikan sejarah dan memberikan manfaat bagi bangsa dan negara,” ujarnya.

Arsip Bukan Sekadar Kertas

Lebih lanjut, Prof. Pur menegaskan pentingnya memanfaatkan arsip sebagai sumber daya yang berharga. “Arsip itu jangan hanya dianggap sebagai tumpukan kertas. Kita ingin menunjukkan bahwa arsip memiliki nilai penting baik untuk penelitian maupun kepentingan sosial lainnya,” jelasnya.

Di akhir pernyataannya, Prof. Pur berharap agar keilmuan dan keahlian yang dimilikinya dalam bidang sejarah dapat terus memberi manfaat bagi banyak pihak. “Yang terpenting adalah agar keahlian saya dalam bidang sejarah bisa digunakan oleh siapa saja yang membutuhkan,” pungkasnya.

Dengan penghargaan ini, Prof. Purnawan Basundoro kembali mengukuhkan perannya sebagai akademisi yang berdedikasi dalam melestarikan warisan sejarah bangsa, serta memberikan kontribusi nyata melalui bidang keilmuannya.

Penulis: Mohammad Adif Albarado
Editor: Edwin Fatahuddin

Kegiatan penghargaan ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 17, yaitu partnerships for the goal.

AKSES CEPAT