Athayani Meira selaku Kapten Komunitas Fibra Dance Crew 2025
(Foto: Istimewa)
FIB NEWS “ Fibra Dance Crew adalah salah satu komunitas yang ada di 51¶¯Âþ (FIB UNAIR). Komunitas Fibra Dance Crew berfokus pada pengembangan kemampuan mahasiswa di bidang tari modern.
Di tahun 2025 ini, Fibra Dance Crew dipimpin oleh Athayani Meira, mahasiswa Bahasa dan Sastra Inggris tahun 2022, yang akrab dipanggil Ayak. Ayak sudah membersamai Fibra Dance Crew selama 3 tahun. Dengan pengalaman yang ada, Ayak merasa sanggup untuk mengemban tanggung jawab sebagai Kapten Fibra Dance Crew. Dalam periode ini, Ayak memiliki visi untuk lebih mengenalkan Fibra Dance Crew di luar maupun di dalam UNAIR.
Realisasi Visi
Untuk mencapai visi yang telah Ayak rencanakan, ia memiliki beberapa misi nya. Misi yang pertama adalah menjadikan Fibra Dance Crew sebagai wadah seluruh mahasiswa UNAIR yang tertarik dengan tari modern dan ingin ikut serta dalam kegiatan yang berhubungan dengan tari modern.
Selanjutnya, Ayak juga memiliki misi untuk menjadikan Fibra Dance Crew yang sebelumnya adalah komunitas menjadi Badan Semi Otonom (BSO) di FIB. œAku ingin Fibra yang menjadi BSO di FIB. Namun, dengan beberapa kendala yang ada, rencana ini mungkin akan dilanjutkan oleh kapten dari periode selanjutnya, jelasnya.
Fibra Dance Crew sendiri memiliki program kerja nya yaitu Welpart dan Sertijab. Selain program kerja tahunan tersebut, Ayak bertekad agar Fibra Dance Crew dapat bergabung dengan banyak proker Badan Legislatif Mahasiswa (BEM) FIB.
œSebenarnya, Fibra tidak memiliki Program Kerja yang terlalu khusus, tetapi aku bertekad agar Fibra dapat bergabung dengan proker BEM, seperti Bradanaya, Fesbud dan yang lainnya. Aku juga memiliki rencana agar Fibra dapat tampil di depan publik, terangnya.

Fibra Dance Crew tampil di acara Get To Know Airlangga 4.0
(Foto: Istimewa)
Hambatan dan Harapan
Ayak menyampaikan bahwa selama berlangsungnya Fibra Dance Crew, hambatan-hambatan secara khusus tidak ada. œUntuk sekarang, mungkin hambatannya ada di anggota nya sendiri yang terlambat membayar iuran atau tidak hadir dalam latihan, tuturnya.
Dalam periode ini hingga mendatang, Ayak berharap agar dapat mengenalkan Fibra Dance Crew ke masyarakat luas. Selain itu, Ayak juga berharap dapat menjadikan Fibra Dance Crew sebagai BSO yang pastinya nanti akan membawa keuntungan untuk Fibra Dance Crew sendiri.
œAku berharap Fibra dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas, di dalam maupun luar kampus. Aku juga berharap Fibra bisa menjadi BSO karena pastinya nanti akan memudahkan kami dalam pendanaan. Terakhir, aku berharap agar Fibra memiliki tempat untuk latihannya sendiri, tutupnya.
Era baru kepemimpinan di Komunitas Fibra Dance Crew mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin 4, yaitu quality education.
Penulis: Natania Ajeng Nafisa Putri
Editor: Mohammad Adif Albarado




