51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

FIB UNAIR Kembangkan Pendidikan Sastra Jepang Berkualitas Internasional

Potret subjek saat sedang berinteraksi dengan penutur asli (native speaker) dalam workshop Shodo guna menunjukkan kualitas tenaga pendidik internasional di Sastra Jepang FIB UNAIR. (Sumber: Istimewa)

FIB NEWS “ Program Studi (Prodi) Bahasa dan Sastra Jepang 51¶¯Âþ (FIB UNAIR) kembali menunjukkan taringnya sebagai salah satu prodi terbaik di Indonesia. Melalui kegiatan workshop Shodo (kaligrafi Jepang) di Japan Foundation pada Jumat (23/1/2026). prodi ini membuktikan bahwa pembelajaran tidak hanya terpaku pada teks akademik.

Tetapi juga menyentuh aspek budaya sebagai daya tarik bagi calon mahasiswa baru di seluruh Indonesia. Hal ini disampaikan oleh Firtha Ayu Rachmasari, S.Hum., M.Hum., dosen Prodi Bahasa dan Sastra Jepang FIB UNAIR, dalam wawancara yang dilakukan baru-baru ini.

Kurikulum Inovatif dan Mata Kuliah Terlangka

Salah satu alasan utama mengapa Prodi Bahasa dan Sastra Jepang FIB UNAIR menjadi incaran adalah kurikulumnya yang sangat spesifik dan variatif. Selain mempelajari bahasa dan linguistik, prodi ini menawarkan mata kuliah Japanese History yang merupakan pertama dan satu-satunya di Indonesia. Bagi penggemar budaya populer, prodi ini juga memfasilitasi kajian mendalam mengenai anime dan manga, sehingga hobi mahasiswa dapat diarahkan menjadi analisis akademik yang berbobot.

“Kami memiliki mata kuliah unggulan seperti kaligrafi Jepang yang setiap semester kuotanya selalu penuh. Ini menunjukkan betapa besarnya minat mahasiswa untuk mengeksplorasi budaya Jepang secara praktik,” jelas Firtha.

Keunggulan ini didukung oleh komposisi dosen yang memiliki keahlian lintas disiplin, mulai dari sejarah, politik, gender, masyarakat, hingga folklor, menjadikan FIB UNAIR sebagai salah satu pemilik tim ahli Jepang terlengkap di tanah air.

Belajar Langsung dengan Native Speaker

Pengalaman belajar di FIB UNAIR terasa seperti berada di Jepang berkat kehadiran para penutur asli (native speakers). Saat ini, terdapat tiga orang Jepang yang mengajar langsung, terdiri dari dosen tetap seperti Suhama Sensei dan dua assistant teaching.

 œInteraksi langsung dengan native speaker sangat penting untuk melatih kepekaan bahasa mahasiswa, tuturnya.

Hal ini memungkinkan mahasiswa untuk melatih kemampuan berbicara dan memahami nuansa budaya langsung dari sumbernya, sebuah fasilitas yang jarang ditemukan secara lengkap di kampus lain.

Tak hanya itu, atmosfer internasional semakin kental dengan adanya program student inbound, di mana mahasiswa asal Jepang datang ke FIB UNAIR untuk belajar bahasa Indonesia. Momen ini menjadi kesempatan emas bagi sekitar 450 mahasiswa aktif untuk membangun jejaring internasional (networking) sejak dini.

Potret subjek saat sedang menjelaskan peluang karier global dan program magang di Jepang kepada para siswa dalam kegiatan promosi Prodi Bahasa dan Sastra Jepang FIB UNAIR. (Sumber: Istimewa)

Jaminan Karier dan Magang di Perusahaan Raksasa

Prodi Bahasa dan Sastra Jepang FIB UNAIR juga sangat serius dalam mempersiapkan karier lulusannya. Melalui kerja sama strategis dengan mitra internasional, mahasiswa memiliki peluang emas untuk mengikuti program internship (magang) selama satu tahun di perusahaan ternama Jepang seperti maskapai ANA dan FMG.

œBanyak mahasiswa kami yang setelah magang langsung direkrut sebagai pegawai tetap, ungkap beliau. Skema ini membuktikan bahwa lulusan Sastra Jepang UNAIR memiliki daya saing tinggi di pasar kerja global, tidak hanya sebatas program pertukaran pelajar biasa.

Segala keunggulan dan kegiatan yang dilakukan oleh Prodi Bahasa dan Sastra Jepang FIB UNAIR merupakan dukungan terhadap Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 4, yaitu Quality Education. Dengan kurikulum yang juga mendukung SDGs nomor 17, yaitu Partnerships for the Goals.

Penulis: Aisyah Dwi Rahmah Purwanto

Editor: Tsabita Nuha Zahidah

AKSES CEPAT