Siswa MA Takhassus Al Inaaroh pada sesi dokumentasi kegiatan (dokumentasi: panitia)
FIB NEWS “ 51¶¯Âþ (FIB UNAIR) kembali mendapatkan kunjungan dari MA Takhassus Al Inaaroh pada Rabu (3/9/2025) di Ruang Chairil Anwar, Lantai 2, Gedung FIB. Kunjungan ini bertujuan memberikan sosialisasi tentang 51¶¯Âþ dan Fakultas Ilmu Budaya kepada para siswa.
Muhammad Iqra Nuktaf Akbar selaku guru wali, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan kali pertama untuk MA Takhassus Al Inaaroh. Ia juga berterima kasih atas kesempatan bagi para siswa mendapatkan pengalaman mengenal dunia kampus.
œKami ingin belajar karena ini adalah kunjungan pertama kami ke kampus, saya berharap kegiatan ini dapat menjadi stimulan dan pengalaman baru untuk para siswa mendapatkan pandangan yang lebih terbarukan untuk memikirkan tujuan mereka ke depannya, ungkapnya.
Pengenalan 51¶¯Âþ
Pada sesi pertama, Nuri Hermawan S.Hum., M.Hum memberikan pemaparan pengenalan kampus. Nuri menjelaskan bahwa 51¶¯Âþ memiliki beberapa kampus yang tersebar di beberapa kota, yaitu Surabaya, Banyuwangi, Lamongan, dan Gresik.
Nuri juga memaparkan terkait jalur masuk, biaya pendaftaran, dan keketatan jurusan untuk masuk ke 51¶¯Âþ. œBanyak beasiswa tersedia bagi mahasiswa. Jadi, kalian tidak perlu khawatir soal biaya karena ada banyak jalur yang bisa ditempuh untuk masuk ke sini, ujarnya.

Para Siswa MA Takhassus Al Inaaroh mendengarkan pemaparan tentang pengenalan kehidupan kampus (dokumentasi: panitia)
Mengenal Fakultas Ilmu Budaya
Pada kesempatan ini, Usma Nur Dian Rosyidah S.S., M.A selaku pemateri kedua mengenalkan Fakultas Ilmu Budaya secara lebih mendetail kepada para siswa. Ia menjelaskan bahwa Fakultas Ilmu Budaya tidak sekadar belajar bahasa.
œFakultas Ilmu budaya bukan hanya tentang bahasa. Fakultas Ilmu Budaya berfokus pada pembelajaran perilaku, sikap manusia terkait dengan fenomena yang terjadi di sekitarnya. Jadi kita mempelajari mengapa manusia mengalami peristiwa atau fenomena tertentu, jelasnya.
Usma juga memperkenalkan berbagai program studi di FIB, mulai dari jenjang Sarjana, Magister, hingga Doktoral. Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa prospek kerja lulusan FIB cukup luas.
œKita tidak melulu jadi penerjemah. Sudah banyak alumni yang berada di bidang yang berbeda. Ada yang di periklanan sebagai copywritter, ada juga di pemerintahan, dan masih banyak bidang lain yang terbuka lebar bagi lulusan kita, imbuhnya.
Kegiatan FIB UNAIR Menyambut Kunjungan MA Takhassus Al Inaaroh mendukung SDGs nomor empat, yakni Pendidikan yang Berkualitas. Diharapkan melalui kegiatan ini, para siswa MA Takhassus Al Inaaroh dapat memperluas wawasan mereka terkait pendidikan tinggi.
Penulis: Putri Andini
Editor: Arina Nida Arussyda




