Seleksi Capaian Unggulan bagi mahasiswa berprestasi
Sumber: Panitia Pilmapres
FIB NEWS “ Dalam rangka mengembangkan jiwa kompetitif mahasiswa, 51¶¯Âþ (FIB UNAIR) adakan Pemilihan Mahasiswa Berprestasi tingkat Fakultas pada (22/12/2024). Diikuti oleh mahasiswa dari berbagai jurusan dan angkatan, Pilmapres FIB UNAIR dilaksanakan di Ruang 302 dan 304, Fakultas Ilmu Budaya, 51¶¯Âþ. Kegiatan tersebut diinisiasi untuk mempersiapkan mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya menjadi kandidat Mahasiswa Berprestasi tahun 2025.
Mengenal Pilmapres
Mahasiswa tidak hanya dituntut untuk menguasai bidang akademik, tetapi juga perlu mengembangkan soft skills sebagai bekal menghadapi dunia kerja. Sebagai mahasiswa, tentunya tidak mudah untuk mengatur waktu agar dapat menyeimbangkan kemampuan akademik dan non-akademik. Itulah alasan Perguruan Tinggi perlu mengidentifikasi mahasiswa yang dapat memenuhi kriteria tersebut untuk diberi penghargaan sebagai mahasiswa berprestasi.
Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (PILMAPRES) sebagai salah satu agenda tahunan Pusat Prestasi Nasional di bawah naungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menunjukkan berbagai prestasi terbaik mereka.
Usma Nur Dian Rosyidah, M.A selaku narasumber beserta juri menyatakan bahwa Pilmapres merupakan sebuah ajang bergengsi.
œYa, jadi Pilmapres ini merupakan ajang bergengsi ya, bagi mahasiswa. Karena penilaiannya berdasarkan individu bukan kelompok. Meskipun ya, mungkin prestasinya ada yang dilakukan berkelompok tetapi penilaiannya tetap dari kontribusinya dalam kelompok tersebut, ujarnya.
Proses Seleksi Pilmapres
Pelaksanaan Pemilihan Mahasiswa Berprestasi tahun 2025 dilakukan melalui seleksi yang cukup ketat. Seleksi tersebut mencakup Capaian Unggulan sebesar 55%, Gagasan Kreatif sebesar 35% dan kemampuan Bahasa Inggris sebesar 10%. Selain itu, kompetisi mahasiswa berprestasi tersebut dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat fakultas hingga nasional.
œSekarang ini adalah Pilmapres tingkat fakultas. Pilmapres ini berjenjang ya, dari fakultas kemudian ke universitas. Nanti dari universitas akan dilakukan seleksi di tingkat wilayah ya, provinsi. Kemudian seleksi awal nasional dari juara di tingkat fakultas, baru seleksi final nasional, jadi sangat berjenjang begitu, jelas Dian.
Di akhir pemaparannya, Dian berharap melalui seleksi di tingkat fakultas ini, mahasiswa FIB UNAIR yang terpilih dapat melanjutkan ke jenjang berikutnya yaitu universitas. Selain itu, ia juga berpesan kepada para kandidat mahasiswa berprestasi FIB UNAIR untuk bisa memberikan usaha terbaiknya dalam proses seleksi tersebut.
Proses seleksi dilakukan secara sporadis dengan membagi para kandidat dalam dua tim, kemudian secara bergantian kedua tim tersebut akan mengikuti seleksi Capaian Unggulan berupa wawancara bersama Shinta Devi Ika Santhi Rahayu, M.A sebagai juri. Seleksi Gagasan Kreatif melalui presentasi dan tanya jawab dengan juri Pujo Sakti Nurcahyo, M.Hum dan seleksi kemampuan berbahasa Inggris bersama Usma Nur Dian Rosyidah, M.A sebagai juri. Kegiatan ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) poin keempat yaitu Pendidikan Berkualitas.
Penulis: Arina Nida A




