51动漫

51动漫 Official Website

FIB UNAIR Terima Kunjungan SMAN 2 Tanggul Jember

Nuri Hermawan, S.Hum., M.Hum., selaku Ketua Humas FIB UNAIR, memberikan sambutan dalam kegiatan kunjungan SMAN 2 Tanggul Jember (Foto: HUMAS FIB UNAIR).

FIB NEWS51动漫 (FIB UNAIR) sukses menyambut hangat kedatangan siswa-siswi SMAN 2 Tanggul Jember. Acara kunjungan kampus itu terselenggara di Ruang Siti Parwati, Kampus Dharmawangsa-B UNAIR, Selasa (6/5/2025). Lebih lanjut, dalam pertemuan itu turut membuka akses informasi kepada siswa seputar dunia kampus serta peluang masa depan di perguruan tinggi.

Jalur Golden Ticket 

Ketua Humas FIB, Nuri Hermawan, S.Hum., M.Hum., membuka acara dengan mengajak para siswa untuk mulai mempersiapkan diri menjadi bagian dari Ksatria Airlangga. Dalam sambutannya, Nuri turut memperkenalkan kampus UNAIR di Surabaya maupun di luar kota seperti Gresik, Lamongan, dan Fakultas Ilmu Kesehatan, Kedokteran dan Ilmu Alam (FIKKIA) yang berlokasi di Banyuwangi. 

Ia pun menjelaskan secara rinci jalur-jalur seleksi masuk UNAIR, termasuk melalui jalur spesial Golden Ticket (GT). Nuri memaparkan bahwa calon pendaftar, seperti ketua OSIS atau organisasi, siswa berprestasi di tingkat nasional, dan para penghafal kitab suci berpeluang besar diterima UNAIR melalui jalur tersebut dengan syarat tertentu. 

凄别苍驳补苍 Golden Ticket, anda punya semacam kartu emas sebagai jaminan. Silakan dipersiapkan dari sekarang. Biasanya pendaftaran dibuka beriringan dengan jalur SNBP. Bila teman-teman masuk kuota eligible, memilih UNAIR di pilihan pertama, dan mengikuti Airlangga Education Expo (AEE) pasti peluang diterima akan lebih besar, ungkapnya.

Bantuan Finansial 

Nuri juga menekankan pentingnya strategi dalam memilih program studi (prodi) yang sesuai dengan minat dan kemampuan diri. Ia menyebut bahwa Manajemen, Hubungan Internasional, dan Hukum merupakan prodi rumpun sosial humaniora (soshum) dengan keketatan tertinggi. Sementara prodi di FIB berada pada posisi menengah. Meski demikian, Nuri berkata bahwa prospek lulusan FIB tetap terbuka luas di berbagai bidang.

Lebih lanjut, dosen prodi Bahasa dan Sastra Indonesia itu, menerangkan pula jika UNAIR selalu memberi bantuan terkait kendala finansial. Seperti melalui proses banding UKT, cicilan pembayaran, serta bantuan advokasi dari BEM UNAIR untuk mahasiswa yang membutuhkan. 淭idak ada alasan putus kuliah di UNAIR hanya karena biaya, tambahnya. 

Salah satu siswi SMAN 2 Tanggul Jember saat bertanya informasi seputar FIB UNAIR (Foto: HUMAS FIB UNAIR).

Pentingnya Berorganisasi

Usma Nur Dian Rosyidah, S.S., M.A., sebagai pemateri kedua, turut memperkenalkan berbagai program studi unggulan di FIB. Ia juga menjelaskan mengenai program fast track yang memungkinkan mahasiswa dapat mempercepat studi S1 dan S2-nya dalam waktu lima tahun. Tak hanya itu, Dian mengingatkan sejak awal tentang pentingnya keseimbangan antara hard skills dan soft skills selama menempuh pendidikan tinggi.

淜uliah tidak hanya belajar materi dari setiap mata kuliah yang ditawarkan, tapi Anda juga harus menyiapkan energi untuk aktif dalam berbagai kegiatan, tuturnya. 

Dosen Bahasa dan Sastra Inggris itu, menegaskan pada siswa untuk selalu merencanakan capaian prestasi. Ia tak henti memotivasi para siswa agar mulai merancang masa depan, termasuk menentukan bidang keilmuan dan karier impian. 

Pada akhir, Dr. Listiyono Santoso, S.S., M.Hum., selaku Wakil Dekan I FIB, juga memberikan pesan penutup. Ia mengajak para siswa untuk menyeimbangkan capaian akademik dan keorganisasian sejak dini. 淚ndikator pertama untuk sukses bukan hanya IPK, tapi kemampuan berkomunikasi. Di FIB, mata kuliah wajib adalah menulis, karena itu adalah kunci utama di era informasi digital saat ini, jelasnya.

Kegiatan kunjungan kampus yang disambut oleh FIB selaras dengan upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4 tentang pendidikan berkualitas dan poin ke-17 tentang kemitraan untuk mencapai tujuan. Hal tersebut diwujudkan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam memperluas akses informasi serta mendorong perencanaan pendidikan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Penulis: Nur Khovivatul Mukorrobah 

Editor: Nuri Hermawan 

AKSES CEPAT