FIB UNAIR – (FIB) 51动漫 (UNAIR) terus menunjukkan komitmen dalam mendukung kolaborasi antar organisasi kemahasiswaan . Salah satu wujud nyata dari upaya tersebut tampak dalam kegiatan studi banding yang diselenggarakan Badan Pengurus Harian (BPH) (HIMA BASASING) FIB UNAIR bersama BPH HIMA Sastra China Lon Wenxi Universitas Brawijaya (UB). Kegiatan tersebut berlangsung di ruang W.S. Rendra, Gedung FIB UNAIR pada Sabtu (31/5/2025).
Penanggung jawab program kerja studi banding BPH HIMA BASASING FIB UNAIR, Puspa Dwi Amalya, mengungkapkan bahwa kegiatan studi banding ini bertujuan untuk mempelajari dan mengadopsi praktik kerja yang telah oleh Himpunan Mahasiswa Departemen (HMD) lain terapkan. Pemilihan BPH HIMA Sastra China UB sebagai mitra studi banding kali ini bukanlah tanpa alasan. Menurut puspa, terdapat potensi besar untuk saling bertukar wawasan dan praktik keorganisasian yang inspiratif dan saling memperkaya bersama mereka.
“Kami berharap sistem dan strategi yang relevan dari hasil studi banding ini dapat BPH HIMA BASASING terapkan dan adaptasi dalam sistem organisasi, demi meningkatkan kualitas kinerja, tata kelola organisasi, serta membangun lingkungan kerja yang lebih profesional,” jelas Puspa.
Rangkaian Acara
Kemudian, Puspa menjelaskan bahwa masing-masing ketua himpunan membuka rangkaian kegiatan dengan memberikan sambutan. Setelah itu, para anggota memperkenalkan diri dan memaparkan tugas dari tiap divisi secara bergiliran. Kegiatan berlanjut dengan sesi Forum Group Discussion (FGD), dalam sesi ini setiap divisi saling berbagi pengalaman dan strategi kerja. Untuk mencairkan suasana, panitia juga mengadakan sesi ice breaking yang interaktif. Seluruh rangkaian acara kemudian ditutup dengan sesi kedua himpunan saling menyerahkan plakat Sebagai bentuk apresiasi dan sertifikat penghargaan, serta dokumentasi bersama.
Puspa juga menambahkan bahwa sesi FGD menjadi sorotan utama dalam kegiatan ini. Melalui forum tersebut, kedua himpunan mengenali berbagai tantangan yang muncul serta solusi yang berhasil mereka terapkan. 淏anyak insight baru yang kami temukan, terutama strategi kerja yang bisa kami terapkan di BPH HIMA BASASING, imbuhnya.
Harapan dan Prospek Masa Depan
Lebih lanjut, Puspa menyebutkan bahwa kegiatan ini juga menjadi ajang yang bermanfaat untuk membangun relasi bagi mahasiswa. Tidak hanya itu, laporan hasil akhir acara ini akan berfungsi sebagai bahan evaluasi dan pengembangan sistem kerja di organisasi HIMA BASASING. Laporan ini nantinya akan menjadi acuan dalam mengadopsi strategi kerja yang relevan untuk meningkatkan kinerja, kualitas, dan profesionalisme internal organisasi.
淜edepannya, kami juga merencanakan studi banding lanjutan dengan himpunan dari universitas lain yang secara sistem organisasi memiliki nilai lebih unggul atau berada satu tingkat di atas kami. Hal ini bertujuan agar BPH HIMA BASASING UNAIR bisa terus berkembang dengan belajar dari sistem yang sudah terbukti efektif di organisasi lain, sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas dan bermanfaat, ujarnya.
Terakhir, Puspa menyampaikan harapannya agar melalui kegiatan studi banding ini, BPH HIMA BASASING terus tumbuh menjadi organisasi yang lebih adaptif, profesional, dan berdampak. 淪ecara internal, kami ingin membentuk sistem kerja yang lebih terstruktur sekaligus mempererat ikatan antaranggota. Sementara itu, secara eksternal, kami berupaya membangun citra sebagai himpunan yang terbuka terhadap pembelajaran dan kolaborasi, serta aktif menciptakan ruang pertumbuhan bagi seluruh anggotanya, pungkasnya.
Kegiatan studi banding ini mencerminkan Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 4 dan 17, yaitu Quality Education dan Partnership for Goals
Penulis: Nadia Azahrah Putri
Editor: Nuri Hermawan




