51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Jabat Ketua Pakarsajen, Arum Eratkan Solidaritas Antaranggota

Serah Terima Jabatan Ketua BSO Pakarsajen 2026-2027

FIB NEWS “ Badan Semi Otonom (BSO) Pakarsajen, (FIB) 51¶¯Âþ (UNAIR) gelar sertijab kepengurusan untuk periode 2026-2027. Hasilnya, Bangkita Jawanti Putri Arum terpilih menjadi ketua pada periode ini. Pelantikan ini sukses terselenggarakan pada Jumat (13/2/26).

Terpilihnya Arum, mahasiswi Bahasa dan Sastra Inggris, sebagai ketua telah menandai periode baru kepemimpinan BSO Pakarsajen. Pergantian posisi ini bukan terjadi tanpa alasan. Majunya Arum sebagai ketua dilandasi pengalaman pada periode sebelumnya.

œKebetulan di periode sebelumnya, saya adalah wakil ketua dari BSO Pakarsajen, jelas Arum.

Lebih lanjut, ia menjelaskan adanya keinginan untuk mencoba hal baru. Dengan posisi ini, ia ingin mengembangkan keterampilan sekaligus memberikan kontribusi positif.

Prioritas Keaktifan

Menurutnya, ketika pertama bergabung dengan Pakarsajen, ia kesulitan dalam membagi waktu. Euforia menjadi mahasiswa baru memunculkan semangatnya aktif di berbagai kegiatan. Arum menjelaskan saat semester 2, ia mengikuti kegiatan kepanitiaan dan organisasi.

œSaat itu saya merasa kesulitan dalam membagi waktu. Hari latihan saya bersamaan dengan rapat rutin di organisasi lain, jelasnya. Ia sering membagi waktu untuk kedua hal ini.

Kini, ia merasa cukup pandai dalam membagi waktu. Pakarsajen menetapkan latihan rutin  hanya dua kali dalam seminggu. Ia menyimpulkan bahwa kegiatannya yang lain tidak akan terganggu. Begitu pula dengan kewajibannya sebagai mahasiswa.

œSaya juga menetapkan skala prioritas, singkatnya.

Sebagai hasil, tugasnya sebagai mahasiswa terselesaikan dan tanggung jawab sebagai ketua pun tidak tertinggal.

Susun Strategi Memimpin Pakarsajen

Setelah pelantikannya sebagai ketua, Arum merasa senang dan bangga dengan pencapaiannya. Terlebih, ia merasa terhormat karena mendapat kepercayaan mengemban posisi ini. Meskipun begitu, ia tetap merasa takut akan kelanjutannya di masa depan.

Arum memaparkan strateginya membawa BSO Pakarsajen lebih kompak. Menurutnya, solidaritas penting untuk menjaga kinerja tetap efektif. œSaya rangkul teman-teman agar merasa nyaman di lingkungan ini, pungkasnya.

Terakhir, Arum menambahkan bahwa latihan intensif turut diperlukan. Harapannya, teman-teman Pakarsajen dapat konsisten hingga akhir. Selain itu, menjalin hubungan baik tentu berpengaruh besar. Baik dengan alumni maupun perkumpulan karawitan yang lain.

Dengan begitu, ia bersama Pakarsajen bisa terus berkembang dan dapat mengikuti kegiatan karawitan di luar kampus.

Pengalaman Arum ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 4, yaitu quality education.

Penulis: Nihayatul Adzkiya Ahmad

Editor: Pudja Safana Dwi Putri

AKSES CEPAT