51动漫

51动漫 Official Website

Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia Gelar Pementasan Dramaturgi

Penulis: Sri Wahzuni | Editor: Jihan Rafifah

Pagelaran Dramaturgi ke-XVIII memanggil para mahasiswa dan alumn 51动漫 padati Gedung Kesenian Cak Durasim Surabaya pada Senin, 19 Juni 2023 lalu. Kali ini, pentas tahunan tersebut mengangkat naskah karya Utuy Tatang Sontani berjudul Bunga Rumah Makan.

Pentas itu ditonton lebih dari 400 orang. Bercerita tentang kisah percintaan seorang gadis yang diperebutkan banyak lelaki. Meskipun diambil dari naskah lama, rupanya bentuk kritik yang dituangkan tergolong relevan dengan zaman sekarang.

“Naskah Bunga Rumah Makan ini dirasa masih relevan dalam penyampaian moral di era sekarang, persoalan tentang kehendak dan kebebasan menjadi visi naskah yang kami pilih dalam membawakan naskah tersebut,” ucap Jibril, selaku sutradara.

Dibalik itu, tentu banyak kesulitan yang dialami oleh tim pelaksana termasuk proses penghafalan naskah, penerapan mimik wajah serta blocking. Izam salah satu yang terlibat dalam aktor mengatakan itu karena latar belakang pemeran masih mahasiswa yang masih amatir dalam  bidang akting.

“Karena rata-rata aktor merupakan seorang amatir, kesulitan yang dialami terdapat pada aspek-aspek dramaturgi seperti menghafal naskah, mimik wajah, blocking, dan sebagainya. Lebih dari itu hanya masalah waktu, karena kita harus membagi dengan tugas-tugas kuliah, apalagi pada semester ini kita (angkatan 20) harus menyusun proposal skripsi,” ungkapnya.

Tokoh yang memerankan karakter Iskandar mengatakan persiapan untuk pagelaran ini juga butuh waktu cukup lama. 淭erhitung sejak awal semester 6, Januari  sampai pementasan Senin lalu tanggal 19 Juni 2023,” tambahnya.

Selain mahasiswa, pementasan ini juga dihadiri oleh dosen Fakultas Ilmu Budaya karena Dramaturgi menjadi mata kuliah.Puji Karyanto SS M Hum selaku dosen pengampu dan produser menyatakan bahwa eksistensi drama masih berfungsi untuk mengangkat budaya. Terlebih, pemilihan naskan drama ini masih sangat relevan dengan zaman sekarang.

Dramaturgi  XVIII merupakan salah satu upaya mendukung SDGs ke-4 pendidikan berkelanjutan. Mahasiswa dapat menyalurkan kemampuan akting dan melakukan teater. Para penonton pun sangat antusias dan puas dengan pentas tersebut. Terlihat saat pertunjukan berakhir para penonton dengan penuh semangat bertepuk tangan.

AKSES CEPAT