51动漫

51动漫 Official Website

Mahasiswa FIB mengikuti Pelatihan Menulis Opini

NEWS – Senin (2/12/2024), telah dilaksanakan Pelatihan Menulis Opini oleh Juneka Subaihul Mufid, Kepala Kompartemen Metropolis JAWAPOS selaku pembicara. Kegiatan tersebut dilaksanakan di ruang Kahuripan 301, Kantor Manajemen, Kampus MERR-C UNAIR.听

Dalam kegiatan pelatihan, Juneka memberikan pengertian opini secara konseptual, yaitu sikap sebuah pandangan yang disampaikan melalui tulisan, dan yang terpenting adalah berargumentasi dengan bahasa bagus dan berkaitan dengan audiens.

淢edia adalah orang awam. Oleh karena itu, harus ada pedoman dalam menulis yang sekiranya bisa diterima oleh pembaca, terang Juneka.

Menulis Opini

Pelatihan berdurasi kurang lebih dua jam itu menekankan informasi dalam menulis opini itu harus menarik, relevan, dan berdampak, karena ketiga bagian tersebut adalah bagaimana media memandang suatu peristiwa.

淚de bisa didapat dari media massa, seperti melalui headline, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian baru. Cari ciri tertentu dari sebuah opini sehingga bisa diunggah, bersifat unik, serta kembali lagi kepada menarik, relevan, dan berdampak.

Kemudian, setelah menjabarkan opini secara konseptual, bagaimana cara mencari ide, Juneka juga menjelaskan pentingnya peranti teknis, seputar judul, lead, tubuh, dan penutup dari sebuah opini.

Judul haruslah dibuat secara memikat, ringkas, dan identik dengan naskah. Melalui penjelasannya, Juneka menyebutkan bahwa, judul lebih mudah dibuat di akhir penulisan opini supaya tidak membelenggu penulis dalam menulis opini.

Selanjutnya, pada bagian lead atau paragraf awal yang dapat menjadi pintu masuk ke dalam tulisan harus dibuat menarik, membuat pembaca penasaran, dan tentunya berisi konteks persoalan.

沦别谤颈苍驳办补濒颈 lead dibuat tidak sama dengan isi opini, maka lead harus diperhatikan, dan yang paling dinilai selanjutnya adalah tubuh atau isi tulisan. Artikel yang baik memiliki daya kredibel yang cukup dalam menguatkan argumen, tubuh dapat berisi kejadian-kejadian atau gagasan pribadi yang dielaborasi.

Opini ditutup dengan penutup, yang memberikan kesan terhadap pembaca sesudah membaca opini. Penutup dapat berisi saran dan masukan, tidak selalu berisi angka, dan kalimat penutup semestinya sekuat kalimat pembuka.

Kebermanfaatan

Kegiatan yang dipenuhi dengan wawasan mengenai opini tersebut ditutup setelah agenda diskusi yang dimanfaatkan oleh peserta pelatihan. Naswa Thalita Zada, sebagai mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia FIB UNAIR, mengaku bahwa Pelatihan Menulis Opini yang ia hadiri merupakan kegiatan yang seru.

淏isa belajar banyak hal mengenai menulis opini yang baik itu seperti apa. Kemarin bisa dapat bocoran tips dan triknya, karena aku masih perlu belajar menulis opini yang baik dan benar, serta supaya mengerti bagaimana caranya menulis opini hingga diterima oleh redaksi. Tentunya pelatihan ini dapat memberi manfaat untuk menulis opini, terang mahasiswa semester tiga dalam wawancara.

Kegiatan ini mendukung Sustainable Education Goals (SDGs) nomor 4, yaitu Quality Education.

Penulis: Zaura Jiavana

AKSES CEPAT