Jakarta “ Auditorium Kementerian Pendidikan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Gedung D Lantai 2, Senayan, telah diadakan Lomba Presentasi Bahasa Jepang Tingkat Nasional ke-4 oleh The Japan Foundation Jakarta, Sabtu (8/11/2025). Tahun ini lomba mengusung tema besar berupa Ibunka Rikai atau Pemahaman Lintas Budaya, yang menantang peserta untuk memahami dan dapat mempresentasikan dinamika dan nilai-nilai dalam interaksi antarbudaya, khususnya antara Indonesia dan Jepang.
Dalam lomba tersebut, Valentino Hariyadi dari 51¶¯Âþ, yang berpartisipasi sebagai perwakilan dari Jawa Timur, berhasil menorehkan prestasi dengan meraih juara ketiga. Presentasinya yang berjudul Otsukaresama kara Mananda Koto atau Hal yang Saya Pelajari dari Kata Otsukaresama, membuahkan hasil yang cukup memuaskan. Valentino tidak hanya menunjukkan kemahiran berbahasa Jepang, tetapi juga kedalaman analisis pada kata otsukaresama.
Dalam presentasinya, Valentino menjelaskan makna di balik kata otsukaresama, yang sering diucapkan pada saat berakhirnya sesi perkuliahan yang ia jalani setiap hari. Ia menjelaskan dan membandingkan konsep ini dengan budaya dan interaksi sosial di Indonesia. Melalui tampilan video pada slide presentasi sebagai contoh nyata, ia menunjukkan bagaimana pemahaman terhadap makna di balik kata sederhana ini dapat membuka pintu harmoni dan efisiensi dalam kolaborasi lintas budaya, baik di dunia akademik maupun profesional.
Kemenangan Valentino ini tidak hanya membanggakan 51¶¯Âþ, tetapi juga membuktikan bahwa penguasaan bahasa asing harus berjalan seiring dengan pemahaman budaya yang mendalam. Prestasi ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa lainnya untuk tidak hanya belajar bahasa Jepang secara teknis, tetapi juga menggali nilai-nilai kemanusiaan dan filosofi hidup yang terkandung di dalamnya, untuk menjadi jembatan pemahaman yang lebih baik dalam mehami budaya Indonesia dan Jepang.
Penulis: Ade Syaikhu Sya™ban, Nabila Vina Fairuzzahra




