Penyerahan Piagam Penghargaan Oleh Christopher Chandra S.Ds., M.Ds. Kepada Eligia naraeswari Nugroho(kiri), Elfaretta Calista Ahmad(Tengah), dan Fadhli Tamma Ibrahim(Kanan)
FIB NEWS – Tiga mahasiswa Ilmu Sejarah, , 51动漫 (FIB UNAIR), kembali menorehkan prestasi dalam ajang kompetisi Visionary Canvas 2025, yang diselenggarakan oleh Lembaga Pers Mahasiswa Fakultas Bisnis Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya pada Kamis (8/11/ 2025).
Ketiga mahasiswa tersebut adalah Eligia Nareswari Nugroho, Elfaretta Calista Ahmad, dan Fadhli Tamma Ibrahim. Mereka berhasil merebut gelar juara 2 setelah melewati babak final yang diselenggarakan di gedung Basement Alun-Alun Surabaya.
Progres dan Tantangan
Mengusung tema From Local Solutions to Lasting Impact Strengthening Small Businesses for The Future, dua mahasiswa yang kerap dipanggil Nara dan Tamma tersebut melakukan kunjungan ke wilayah kampung kue Rungkut Surabaya sebagai kawasan rumah tangga industri Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
淛adi kita disuruh membuat poster tentang masalah UMKM yang sudah ada. Oleh karenanya, kita mengunjungi kawasan daerah Rungkut yang terkenal dengan pusat olahan jajanan dan sebagai pusat UMKM, kemudian dari sana kita melakukan wawancara untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, ujar Tamma.
Retta menunjukkan keterampilan desain yang unggul sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA). Oleh karena itu, ia menikmati setiap proses dalam kegiatan mendesain. Sementara itu, Nara menjelaskan bahwa terdapat berbagai tantangan yang dialami saat menjalani proses kompetisi Visionary Canvas 2025. Ia menyadari bahwa kesibukan pribadi para anggota kelompok yang menyebabkan minimnya komunikasi, tidak dapat dihindari selama kompetisi berlangsung.
渒arena kesibukan kita semua jadi kita ngga sempet cari materi buat presentasi, alhasil beberapa jam sebelum presentasi kita cari-cari materi bareng. Namun, Alhamdulillah, selama sesi presentasi kita lancar dan dapat koreksi juga dari dewan juri dari poster kita dan ngga nyangka juga bakal juara. Tegas Retta.
Kunci Kemenangan dan Motivasi
Setelah melewati babak penyisihan dan dinyatakan lolos menuju top 10 peserta terbaik, ketiganya berhasil mendapatkan gelar juara 2. Nara menjelaskan bahwa dibalik kemenangan tersebut, ia telah mengamati strategi yang harus dipersiapkan dalam babak final. 淭ernyata selain data dan fakta yang disajikan, penilaian mereka itu juga dari segi elemen, warna, dan keselarasan poster kita, ujar Nara.
Retta juga mengatakan bahwa prestasi ini adalah langkah awal dan motivasi yang baik untuk melanjutkan kemampuannya dalam dunia desain. Mengakhiri pembicaraan, ia memberikan pesan kepada para pembaca. 淜arena ini first time aku dan rekan-rekan memberanikan diri untuk mengikuti kompetisi, aku harap buat temen-temen jangan takut buat ikut kompetisi lain apapun itu. Meskipun nanti hasilnya kalah atau menang, yang paling penting kita sudah berani keluar dari zona nyaman dan mencoba hal baru, Pungkas Retta.
Kegiatan ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Nomor 4, yaitu quality education.
Penulis: Bahrul Ulum Assiddiqi
Editor: Pudja Safana Dwi Putri




