51动漫

51动漫 Official Website

Memahami Tradisi Lingkaran Hidup Naskah Lontar Bali

FIB News51动漫 (FIB UNAIR) mengadakan lokakarya dengan tema “Nusantara dan Tradisi Lokal: Upacara Lingkaran Hidup” pada tanggal 3 September 2024. Acara ini berlangsung di Ruang Chairil Anwar dan menghadirkan IGA Darma Putra sebagai pembicara, yang mengulas tentang berbagai ritual yang terjadi sepanjang siklus kehidupan, terutama di Bali.

Dalam pemaparannya, Darma Putra menjelaskan tradisi-tradisi Bali yang terkait dengan upacara lingkaran hidup yang terabadikan dalam naskah-naskah lontar, seperti Siwa Tattwa dan Purana. Salah satu ritual yang menarik perhatian adalah upacara terkait kehamilan dan kelahiran. Menurut lontar Bali, upacara dimulai sejak awal kehamilan, seperti upacara Dharmabrata, yang dilakukan untuk menjaga kesehatan ibu dan bayi dalam kandungan. Ritual ini melibatkan persembahan seperti banten panglukatan dan pangenteg bayu.

Selain itu, Darma Putra juga membahas berbagai upacara pasca-kelahiran. Misalnya, upacara penanaman ari-ari bayi yang dilakukan dengan hati-hati sesuai dengan jenis kelamin bayi. Jika bayi laki-laki, ari-ari ditanam di sebelah kanan pintu rumah, sedangkan jika bayi perempuan, ari-ari ditanam di sebelah kiri. Upacara ini diiringi dengan lontar beraksara khusus yang dianggap memiliki kekuatan spiritual.

Lebih jauh, pembicara juga membahas upacara-upacara yang dilakukan hingga bayi mencapai usia enam bulan, yang disebut sebagai oton. Pada usia tersebut, bayi diupacarai dan untuk pertama kalinya diperbolehkan menginjakkan kaki ke tanah. Prosesi ini dilakukan dengan menggunakan air panas, udang, cincin, dan ayam sebagai bagian dari persembahan yang dipersembahkan untuk Sang Hyang Prithivi.

Melalui lokakarya ini, peserta diharapkan dapat memahami lebih dalam mengenai kekayaan budaya dan tradisi Bali, serta makna filosofis di balik setiap ritual yang dijalankan. Kegiatan lokakarya ini juga mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 4, yaitu quality education.

AKSES CEPAT