51动漫

51动漫 Official Website

Nakhoda Baru HMD Ilmu Sejarah UNAIR

Potret Kahima Periode 2025 HMD Ilmu Sejarah. (Dokumen: Milik Narasumber)

FIB NEWS – Himpunan Mahasiswa(HMD Ilmu Sejarah) 51动漫 (FIB UNAIR) mengadakan Pemilihan Raya (Pemira) pada Minggu (29/12/2024). Muhammad Bayu Samudra terpilih menjadi Ketua Himpunan Mahasiswa (Kahima) baru, menggantikan Kahima sebelumnya, Fira Masita. Pemilihan tersebut terselenggarakan menggunakan media Google Form yang disebarkan kepada seluruh mahasiswa Ilmu Sejarah UNAIR..

Sebelum mengikuti babak pemilihan, para calon, Bayu dan Elga, telah melewati uji publik pada 27 Desember 2024. Pemira berakhir dengan kemenangan Muhammad Bayu Samudra sebagai calon nomor urut satu yang meraih 79 suara dan terpilih sebagai pemimpin baru HMD Ilmu Sejarah Periode 2025. Mengalahkan Elga Sylvia Nurida Qodariyatul Laylia, calon nomor urut dua.

Program Kerja 

Berbicara mengenai program kerja atau proker, memang tidak terpisahkan dari suatu organisasi. Bayu menjelaskan bahwa proker yang akan ia terapkan untuk periode HMD Ilmu Sejarah 2025 akan bergantung pada napas kesejarahan dalam setiap proker. Sebagaimana mestinya organisasi ini berasal dari prodi Ilmu Sejarah. Bayu juga mengungkapkan jika program kerjanya akan menjunjung tinggi nilai akademis dan integritas, yang akan diterapkan guna menciptakan atmosfer yang baik.  

Selain itu, Kahima terpilih tersebut bercerita, jika ia akan berupaya untuk menghapuskan senioritas, feodalisme, dan juga fanatisme. 淕una menciptakan atmosfer akademik yang baik dan tentu saja anti fanatisme, feodalisme, dan senioritas, pungkas Bayu. 

Asal muasal visi misi yang dikembangkan oleh Bayu, selaku kahima terpilih, berdasarkan pada keresahan yang ada dan juga rasa ingin membawa hal baru untuk kembali membawa napas kesejarahan dalam gerak langkah HMD Ilmu Sejarah. Bayu juga menambahkan bahwa nama kabinet yang akan ia usung akan bernama, Kabinet Isokratia.  

Tantangan dan Solusi

Dinamika dalam organisasi tentu saja tak terhindarkan. Termasuk di HMD Ilmu Sejarah, yang akan Bayu pimpin sebagai Kahima baru. Kepada FIB News, Bayu menyatakan bahwa ia akan mengedepankan sistem problem solving berbasis kekeluargaan untuk menyelesaikan berbagai permasalahan dan dinamika yang ada.

“Dinamika, baik atau buruk, akan selalu ada dalam tubuh organisasi, namun justru itulah yang akan membuat organisasi semakin kokoh,” ujar Bayu.

Konten ini memuat poin nomor keempat SDGs tentang pendidikan yang berkualitas.

Penulis: Pramadam Muhamad Anwar

Editor: Nadia Azahrah Putri

AKSES CEPAT