FIB NEWS – Affire Rachman, Mahasiswa semester tiga 51动漫 (FIB UNAIR) telah berhasil meraih penghargaan juara 1 pada Speech Contest Online Bunkasai XVII oleh HIMA SATORI FKIP Universitas Riau 2024.
Affire bercerita, sudah mengikuti lomba baca berita bahasa Jepang karena diarahkan oleh guru saat SMA, kemudian memutuskan untuk mengikuti lomba pidato yang diadakan oleh Japanese World FIB UNAIR. Kemenangannya pada JW FIB UNAIR, universitas impiannya, membuat Affire tertarik menggeluti bidang pidato. Alasan Affire mengikuti kompetisi pidato yang diadakan oleh Universitas Riau karena ingin melanjutkan minat pidato dan menjelajahi pengalaman lomba lebih banyak lagi, terutama lomba ini diadakan secara online.
Proses panjang dilalui mahasiswa semester tiga itu untuk meraih juara 1. Bermula dari pembuatan naskah berdasarkan tema yang telah ditentukan oleh penyelenggara lomba. Affire meminta bimbingan koreksi kepada dosen wali atas naskah yang telah dibuat. Naskah tersebut dihafalkan sehingga video pidato dapat segera diambil dan dikirimkan kepada lomba pidato yang diikuti.
淏iasanya kan naskahnya harus dihafal, jadi kadang di mana pun aku berada, aku komat kamit sendiri ngehafal naskah, entah sambil motoran, sambil jalan, terangnya.
淒ag dig dug ser sih, ditanyain sekitar tiga sampai empat pertanyaan. Dalam pidato aku menekankan bahwa hidup ini saling membutuhkan satu sama lain dan peran teman pun kita butuhkan dalam kehidupan, jelas pemenang lomba pidato saat sesi tanya-jawab dari juri setelah pemutaran video pidato miliknya.
淜alau mau ikut lomba pidato yang paling penting bisa mendalami tema dan menguasai naskah saat pidato. Tahap awal yang paling penting adalah nulis naskah, sebab penilaian berawal dari naskah. Sebisa mungkin kemukakan opini dari diri sendiri, karena itu penting banget, ujarnya membagikan siasat mengikuti lomba pidato.
Affire mengaku menikmati proses lombanya sehingga tidak sampai merasa mengganggu proses kuliah karena ia telah memilah hal yang harus diprioritaskan sehingga bisa berjalan seiringan. Setelah kemenangannya ini, ia juga memiliki keinginan untuk mengikuti lomba serupa lagi.
淜arena menulis naskah butuh waktu tenang, jadi biasanya aku nulis di waktu senggang seperti diluar waktu belajar, nugas, dan kuliah. Doakan semoga otak ini selalu sedia menghafal.
Mahasiswa Bahasa dan Sastra Jepang ini juga memiliki pesan untuk jangan berhenti melanjutkan apa yang sudah dimulai, selagi memberikan pengalaman dan dampak yang baik. Pertahankan niat, jika merasa lelah coba untuk kembali mengingat awal mula bagaimana perjuangan dimulai.
Penulis: Zaura Jiavana




