51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Nia Putri Permatasari Raih Golden Ticket Menuju FIB UNAIR

Potret Nia Putri Permatasari usai menerima golden ticket AEE 2026 (Foto: Dok. Istimewa)

FIB NEWS “ Nia Putri Permatasari siswa asal sekolah SMAN 1 Berbek Nganjuk meraih Golden Ticket Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia 51¶¯Âþ (FIB UNAIR). Kesempatan itu ia peroleh saat mengikuti Airlangga Education Expo (AEE) 2026 di gedung Airlangga Convention Center (ACC) pada Sabtu (24/1/2026).

Kesempatan tersebut ia anggap sebagai hasil dari proses belajar dan pengalaman yang selama ini ia jalani di sekolah. œJujur, saya sangat senang dan bangga kepada diri saya sendiri karena sudah mampu memperjuangkan semua ini. Hal tersebut bukan sesuatu yang instan, melainkan sesuatu yang sudah dipersiapkan, ungkapnya.

Program Studi Tercinta

Mimpi Nia mengikuti Golden Ticket didorong oleh keinginannya untuk minat di bidang sastra dan budaya dapat terwujud. Ia memilih Bahasa dan Sastra Indonesia karena minatnya pada dunia bahasa dan sastra sejak bangku SMA.

Baginya, Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia bukan sekadar pilihan akademik, tetapi ruang untuk memahami manusia dan zamannya melalui bahasa dan karya. Ia menilai sastra mampu merekam jejak kehidupan masyarakat sekaligus menjaga nilai budaya agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

Pandangannya terhadap FIB semakin menguat setelah berkunjung ke booth FIB di AEE. œBahasa dan Sastra Indonesia tidak hanya lewat teori, melainkan cermin cara hidup dan berpikir masyarakat, ujarnya. Ia melihat FIB sebagai fakultas yang tidak mengajarkan teori saja, tetapi juga mendorong pelestarian kebudayaan secara nyata.

Bekal Prestasi

Untuk menunjang pilihannya, ia mengandalkan sejumlah prestasi yang selinier dengan bidang Bahasa dan Sastra Indonesia. Ia memperoleh nilai istimewa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia Lanjut dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA). Selain itu, ia pernah menjadi peserta Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) cabang puisi serta masuk dalam jajaran 34 besar lomba baca puisi tingkat nasional.

œSaya ingin membuktikan bahwa sastra bukan sekadar hobi, tetapi dapat menjadi jalan studi dan masa depan, tegasnya. Oleh karena itu, dari pengalamannya ia selalu berlatih untuk menyampaikan ide dan merangkai kata. Prestasi di bidang poster dan inovasi digital juga ia anggap sebagai proses mengasah cara berpikir kreatif dan kritis

Nia Putri Permatasari memaparkan prestasinya di AEE 2026 (Foto: Dok. Istimewa)

Pesan untuk Calon Mahasiswa

Sebagai penutup, Nia mengajak calon mahasiswa untuk berani memilih Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia jika sesuai dengan minat mereka. Menurutnya, memilih jurusan yang sejalan dengan ketertarikan akan membuat proses belajar lebih bermakna.

œJangan ragu untuk memilih Program Studi, pungkasnya. Ia berharap generasi muda dapat memperjuangkan minatnya sejak dini dan berani untuk mecoba.

Hal tersebut mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 4, yaitu Quality Education.

Penulis: Nuriya Ramadloni

Editor: Priska Dwita Aulia

AKSES CEPAT