51动漫

51动漫 Official Website

Nostalgia Kuliah di Fakultas Ilmu Budaya UNAIR

FIB NEWS – Episode terbaru Humanities Podcast (Humanicast) 51动漫 (FIB UNAIR) menghadirkan alumni sekaligus dosen Bahasa dan Sastra Indonesia, Rima Firdaus, S.Hum., M.Hum. Dipandu oleh Lady Khairunnisa Adiyani, mahasiswa Magister Kajian Sastra dan Budaya, podcast ini mengajak pendengar bernostalgia tentang perubahan kehidupan kampus di FIB UNAIR dari masa ke masa.

Dalam perbincangan hangat tersebut, Rima Firdaus yang merupakan alumni angkatan 2007 untuk program Sarjana dan 2012 untuk program Magister, menceritakan pengalaman uniknya selama kuliah. Ia membandingkan kondisi perkuliahan zaman dulu dengan sekarang. Salah satu hal yang menarik adalah penggunaan OHP (Overhead Projector) pada masa itu. 淒ulu, dosen menuliskan materi di mika transparan dan memproyeksikannya menggunakan OHP. Sekarang, teknologi sudah sangat maju dengan adanya LCD dan TV berukuran besar di ruang kelas, ujar Rima.

Tidak hanya teknologi, Rima juga mengenang suasana kampus yang berbeda. 淣ilai ujian dulu ditempel di mading secara terbuka. Semua mahasiswa bisa melihat nilai teman-temannya. Berbeda dengan sekarang, yang serba privat melalui sistem daring, tambahnya.

Perbedaan lainnya terletak pada fasilitas kampus berupa kantin. Kantin FIB, yang legendaris sejak dulu, menjadi favorit tidak hanya bagi mahasiswa FIB tetapi juga dari fakultas lain. 淒ulu kantin FIB sangat ramai, sering menjadi tempat nongkrong mahasiswa berbagai jurusan, kenang Rima.

Perubahan Pola Belajar dan Etika Mahasiswa

Rima juga membahas perubahan dalam pola belajar mahasiswa. 淕enerasi kami sangat bergantung pada buku cetak dan sering mencari referensi di pasar buku bekas. Sekarang, mahasiswa lebih mengandalkan ebook dan akses digital, jelasnya.

Perbedaan lain yang mencolok adalah interaksi antara dosen dan mahasiswa. Jika dulu mahasiswa cenderung segan untuk menghubungi dosen di luar jam kuliah, kini komunikasi lebih mudah melalui aplikasi pesan instan. Namun, Rima menyoroti pentingnya menjaga etika dalam berkomunikasi. 淢ahasiswa zaman sekarang sering menghubungi dosen di luar jam kerja, sesuatu yang jarang terjadi di generasi saya, ungkapnya.

Pentingnya Aktif dalam Organisasi

Tidak hanya berbicara tentang akademik, Rima juga berbagi pengalaman berorganisasi. Ia aktif di berbagai organisasi, baik intra maupun ekstra kampus, yang membantunya mengembangkan keterampilan kepemimpinan dan manajerial. 淥rganisasi adalah tempat belajar public speaking, critical thinking, dan penyelesaian konflik, tegasnya.

Sebagai pesan penutup, Rima mengajak mahasiswa untuk aktif berorganisasi dan tetap menjaga etika dalam kehidupan akademik. 淜uliah bukan hanya tentang belajar di kelas, tetapi juga mengasah keterampilan melalui pengalaman organisasi. Jadilah mahasiswa yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga memiliki kepribadian yang matang, pungkasnya.

Humanicast kali ini sukses mengajak pendengar untuk melihat kembali nilai-nilai berharga dari kehidupan kampus, sekaligus menyadari pentingnya adaptasi di era modern. Video selengkapnya dapat dilihat pada tautan berikut:

AKSES CEPAT