51动漫

51动漫 Official Website

Pembekalan Awal Mahasiswa Baru Melalui Program Benkyoukai

Dokumentasi diambil pada Benkyoukai hari kedua, Rabu (23/07/2025). (Foto: Dok. Istimewa)

FIB NEWS- Program Studi Bahasa dan Sastra Jepang 51动漫 (FIB UNAIR) kembali menyelenggarakan kegiatan tahunan Benkyoukai. Kegiatan ini berlangsung sepekan, mulai Selasa (22/07/2025) hingga Selasa (29/07/2025), bertempatan di ruang 307 dan 312 FIB. Benkyoukai bertujuan untuk membantu proses adaptasi dengan materi dan suasana perkuliahan.

Kelompok Belajar

Pemberian nama Benkyoukai diambil dari bahasa Jepang yaitu 淏enkyou- mempunyai arti 渂elajar, sedangkan -kai adalah 減ertemuan. Secara harfiah dapat diartikan sebagai 減ertemuan untuk belajar. Dalam konteks kegiatan ini, Benkyoukai bukan sekadar berkumpul, melainkan menjadi wadah untuk berbagi pengetahuan.

Benkyoukai merupakan program pembekalan awal yang dirancang untuk memperkenalkan materi dasar bahasa Jepang kepada mahasiswa baru sebelum memasuki perkuliahan. Ketua pelaksana Benkyoukai 2025, Natasya Ayu Wulandari menjelaskan bahwa kegiatan ini telah menjadi program rutin sejak tahun 2022 dan bersifat wajib bagi mahasiswa Bahasa dan Sastra Jepang.

淏enkyoukai diadakan setelah melihat banyaknya mahasiswa baru yang belum mengenal materi-materi dasar bahasa Jepang. Hal ini membuat mereka kesulitan mengikuti ritme perkuliahan, jelasnya.

Kegiatan ini dilakukan setiap hari pukul 09.00-11.00 WIB. Dalam prosesnya, mahasiswa baru dibagi menjadi kelompok kecil untuk mempelajari materi dasar seperti huruf hiragana dan katakana, salam dalam bahasa Jepang, serta cara memperkenalkan diri. Pengajaran dilakukan oleh mahasiswa angkatan 2023 dan 2024 dengan pendekatan interaktif seperti praktik langsung, kuis, hingga permainan.

淣antinya hasil pembelajaran dari seluruh peserta akan diserahkan kepada dosen. Hal ini bertujuan untuk melihat kemampuan masing-masing mahasiswa dan menentukan metode pengajaran ketika perkuliahan nanti, ungkap Natasya.

Kesan Positif

Respon positif datang dari peserta. Hikari Natasya, mahasiswa baru yang mengikuti Benkyoukai tahun ini, mengaku senang bisa bergabung dengan kelompok belajar ini. 淪eru, bisa kenal banyak teman baru, dan bisa lebih dekat dengan kakak tingkat juga, ucapnya.

Meskipun dirinya telah memiliki pemahaman dasar mengenai bahasa Jepang, Hikari mengaku kegiatan ini membantunya memperbaiki cara penulisan yang benar. Selain itu juga ia menilai para mentor menyampaikan materi dengan jelas dan menyenangkan. 淢entornya seru dan asyik diajak ngobrol. Kalau bingung bisa langsung tanya dan dijelasin dengan sabar, terangnya.

Tak hanya memberikan pengalaman akademik, Benkyoukai juga menjadi wadah awal untuk menjalani relasi sosial  antar mahasiswa baru dan pengajar. Melihat manfaat yang dihasilkan, panitia menyatakan bahwa Benkyoukai akan terus dilaksanakan setiap tahun.

淏enkyoukai akan terus dilaksanakan setiap tahun. Ketua pelaksana dari tiap periode dapat mengembangkan program ini agar kualitasnya semakin meningkat dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa baru, pungkas Natasya.

Kegiatan Benkyoukai ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 4 yaitu quality education.

Penulis : Priska Dwita Aulia

Editor : Mohammad Adif Albarado

AKSES CEPAT