Surabaya, 30 Desember 2024 “ 51¶¯Âþ (FIB UNAIR) bersama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia mengadakan Focus Group Discussion Persiapan Pendirian Griya Moderasi Beragama dan Bela Negara (GMBBN). Acara berlangsung di Ruang Chairil Anwar, lantai 2 gedung FIB UNAIR. Kegiatan ini menghadirkan Dr. Listiyono Santoso, Wakil Dekan FIB UNAIR, dan Siti Inayatul Fauziah, M.Si., M.EI., seorang instruktur nasional GMBBN Kementerian Agama Republik Indonesia, sebagai pembicara utama. Sambutan pembuka disampaikan oleh Prof. Dr. Purnawan Basundoro, Dekan FIB UNAIR.
Pemaparan Kehidupan Beragama di Indonesia
Siti Inayatul Fauziah, M.Si., M.EI., menyampaikan materi bertajuk “Sketsa Kehidupan Keberagamaan Indonesia”. Dalam pemaparannya, ia mengungkapkan bahwa mayoritas penduduk Indonesia, sebanyak 87%, beragama Islam, dengan konsentrasi terbesar berada di Pulau Jawa dan Sumatera (BPS, 2010). Data ini menunjukkan pentingnya moderasi beragama dalam menjaga keharmonisan sosial di tengah keragaman.
Ia juga memaparkan perubahan struktur demografi yang mencakup generasi muda Muslim modern yang tech-savvy, religius, dan memiliki daya beli tinggi. Namun, ia juga menyoroti tantangan seperti berkembangnya ekstremisme beragama dan intoleransi yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila dan semangat kebangsaan dalam bingkai NKRI.
Tantangan Intoleransi dan Moderasi Beragama
Berbagai survei menunjukkan tingkat intoleransi yang masih menjadi pekerjaan rumah. Misalnya, survei LaKIP (2011) menunjukkan bahwa hampir 50% responden setuju dengan tindakan radikal. Survei lainnya dari CSIS (2012) dan Pew Research Center (2015) mengungkapkan adanya ketidakpercayaan terhadap umat agama lain dan dukungan terhadap kelompok ekstremis.
Dalam konteks ini, peluncuran GMBBN diharapkan dapat menjadi wadah edukasi, dialog, dan kolaborasi untuk mempromosikan moderasi beragama dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan. Langkah ini sejalan dengan visi UNAIR sebagai universitas yang berperan aktif dalam pengembangan masyarakat yang inklusif dan harmonis.
Harapan ke Depan
Melalui GMBBN, UNAIR berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam membangun masyarakat yang toleran dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebhinekaan. Dekan FIB UNAIR menyampaikan harapannya agar griya ini menjadi pusat aktivitas yang mendukung terciptanya kehidupan beragama yang damai dan berkelanjutan.




