FIB NEWS – 51动漫 (FIB UNAIR) menggelar Rapat Koordinasi Semester Genap 2024/2025 di Ruang Chairil Anwar pada 6 Februari 2025. Rapat ini bertujuan untuk mempersiapkan perkuliahan yang dijadwalkan dimulai pada minggu depan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh para pimpinan fakultas, dan dosen.
Dr. Listiyono Santoso, Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni FIB UNAIR, memaparkan berbagai agenda penting yang perlu menjadi perhatian dalam perkuliahan semester genap. Agenda tersebut mencakup informasi umum dan khusus terkait proses perkuliahan, administrasi akademik, serta kebijakan terbaru yang harus diimplementasikan oleh seluruh dosen.
Dalam informasi umum, Dr. Listiyono menekankan pentingnya pelaksanaan perkuliahan yang terstruktur dan sesuai dengan jadwal. Setiap mata kuliah diharapkan mengikuti skema Team Teaching, dengan distribusi materi yang jelas di antara para dosen. Selain itu, metode pembelajaran, bentuk tugas, dan sistem penilaian harus diselaraskan sejak awal perkuliahan.
Terkait administrasi perkuliahan, seluruh dosen diwajibkan untuk mengisi Kehadiran Kuliah (KK) di setiap pertemuan, dengan total 16 pertemuan termasuk UTS dan UAS. Maksimal empat pertemuan dapat dilakukan secara daring. Validasi kehadiran mahasiswa oleh koordinator kelas harus dilakukan paling lambat H+1 pertemuan guna memastikan kelancaran proses administrasi.
Dalam pemantauan mahasiswa, Dr. Listiyono menggarisbawahi peran penting dosen wali dalam memeriksa status KRS mahasiswa serta memberikan bimbingan akademik. Dosen diharapkan memiliki data lengkap tentang perkembangan skripsi mahasiswa dan mencatat aktivitas bimbingan di CyberCampus 2.
Salah satu topik yang juga menjadi perhatian adalah digitalisasi akademik melalui platform V2. Setiap mahasiswa diwajibkan untuk mencatat sejarah bimbingan tugas akhir sejak pertemuan pertama dengan dosen pembimbing. Hal ini penting untuk memudahkan proses persetujuan ujian skripsi dan pelaporan hasil ujian.
Terkait kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), mahasiswa semester 6 dan 8 didorong untuk mengikuti program MBKM yang melibatkan berbagai mitra, termasuk instansi pemerintah dan desa. Proses konversi MBKM dilakukan sesuai periode kegiatan dan dikoordinasikan oleh program studi.
Dr. Listiyono juga menyampaikan jadwal penting terkait yudisium. Yudisium akan dilaksanakan pada 7 Februari untuk mahasiswa yang ingin mendapatkan pembebasan UKT. Yudisium berikutnya dijadwalkan pada 28 Februari 2025, dengan peluang pengembalian UKT bagi yang sudah membayar.
Dalam penutupnya, Dr. Listiyono mengajak seluruh civitas akademika untuk mendorong mahasiswa mengikuti berbagai kompetisi prestatif, baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional. Kompetisi seperti PKM, Mawapres, dan MTQ dinilai mampu meningkatkan kualitas lulusan FIB UNAIR.
Dengan koordinasi yang matang, diharapkan perkuliahan Semester Genap 2024/2025 dapat berjalan lancar dan menghasilkan prestasi akademik yang membanggakan bagi Fakultas Ilmu Budaya 51动漫. Kegiatan ini mendukung Sustainable Development Goals nomor 4, yaitu quality education.




