Berita UNAIR Pascasarjana, Rabu,07 Februari 2025 “ Ranah Publik Suara Muslim TV yang bekerjasama dengan Sekolah Pascasarjana 51¶¯Âþ minggu ini, 7 Februari 2025, mengangkat tema tentang Efek Domino Politik dan Lingkungan Kebijakan Trump. Selama satu jam, Prof. Dr. H. Suparto Wijoyo, S.H., M.Hum, Wakil Direktur III Sekolah Pascasarjana Unair bersama Prof. Dr. H. Jusuf Irianto, , Guru Besar FISIP Unair membahas beberapa kebijakan Donald Trump, Presiden Amerika Serikat yang baru dilantik akhir Januari 2025.
Wacana Trump untuk mengambil alih kawasan Gaza menjadi fokus perbincangan tema politik. Prof. Jusuf Irianto, Guru Besar FISIP Unair sekaligus salah satu pendiri Prodi Pengembangan Sumber Daya Manusia Sekolah Pascasarjana Unair mengingatkan sebagai negara non blok, Indonesia sebaiknya tidak berpihak, namun dalam hubungan relasi antar negara, Prof. Jusuf menekankan bahwa Indonesia juga harus bersiap sebagai akibat dari munculnya kebijakan politik Trump.
Prof. Jusuf menyarankan Indonesia perlu berpikir seperti negara Cina yang memilih untuk tidak bergantung pada Amerika Serikat dalam pengembangan teknologi Artificial Intelligence (AI). œDi bidang teknologi, Cina sekarang sudah punya kecerdasan buatan sendiri bernama Deepseek dan mulai mengalahkan Chat GPT, katanya. Sehingga menurut Prof. Jusuf, warga negara Indonesia perlu ditingkatkan motivasi dan emosinya seperti Cina sehingga tidak terlalu bergantung pada kebijakan Amerika Serikat.
Kebijakan Trump lainnya terkait isu lingkungan yang diangkat pada diskusi Ranah Publik adalah tentang mundurnya Amerika Serikat dari Paris Agreement. Prof. Suparto Wijoyo, akrab disapa Prof. Jojo berpendapat kebijakan Trump tersebut menunjukkan bahwa Amerika Serikat tidak memiliki sensitivitas terhadap perubahan iklim dan pemanasan global. œPadahal menurut riset internasional, Amerika juga sumbangsih terbesar emisi dunia, tuturnya.
Meskipun banyak gerakan sipil di Amerika Serikat yang berpihak pada lingkungan, namun kebijakan Trump mencabut diri dari Paris Agreement membuat target zero emission tahun 2060 tidak akan tercapai. œYang terpenting, apa yang dilakukan Trump berefek kepada dunia, termasuk Indonesia, antara lain potensi menurunnya swasembada pangan, ujar Prof. Jojo.
Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =




