51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Road to Japanese World Ramaikan Halaman Kota Tua Surabaya

Momen kebersamaan panitia Road to Japanese World 2025

FIB NEWS “ Road to Japanese World 2025 sukses terlaksana pada Minggu (28/9/2025) di Halaman Kota, Kota Tua, Surabaya. Acara tersebut merupakan pra-acara pertama dari (JW) 2025, festival budaya Jepang tahunan yang diselenggarakan oleh mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Jepang, , 51¶¯Âþ (FIB UNAIR). Tahun ini, Road to JW hadir dengan konsep yang lebih terbuka dan interaktif, memberikan kesempatan bagi masyarakat merasakan keseruan budaya Jepang secara langsung.

Antusiasme Pengunjung

Nada Alifia Susandi, mahasiswa Prodi Bahasa dan Sastra Jepang yang akrab disapa Pia, selaku ketua pelaksana mengungkapkan bahwa antusiasme pengunjung benar-benar luar biasa. œJujur, aku kaget banget karena ramai sekali. Banyak yang datang, mulai dari cosplayer dengan totalitasnya, sampai pengunjung yang hanya lewat pun ikut meramaikan, ujarnya kepada FIB NEWS pada Selasa (30/9/2025).

Berbagai penampilan pun turut memeriahkan suasana acara. Mulai dari shodou (kaligrafi Jepang), penampilan band Kurebi dan Lost Servant, hingga idol group dance yang enerjik. Salah satu bagian yang paling mencuri perhatian adalah sesi Coswalk (kontes kostum di atas panggung ala catwalk), di mana para pengunjung bebas menampilkan cosplay mereka tanpa biaya pendaftaran.

Perbedaan dari Tahun Sebelumnya

Selain kemeriahan pengunjung, Road to JW 2025 juga menghadirkan beberapa inovasi yang membedakannya dari tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini, Road to JW hadir dengan konsep baru, dengan membagi acara menjadi pra-acara dan acara utama. œKalau dulu semua acara digabung jadi satu hari, tahun ini kami pecah supaya kegiatan lebih terarah dan fasilitas kampus bisa lebih maksimal, ujar Pia.

Lebih lanjut, Pia menjelaskan bahwa menyelenggarakan pra-acara pertama di Halaman Kota Tua menjadi tantangan tersendiri, sebab panitia hanya memiliki waktu satu bulan untuk persiapan dan perizinan yang ketat. Namun, berkat solidaritas panitia dan jaringan komunitas Jepang di Surabaya, acara ini akhirnya berjalan lancar.

Kesuksesan ini sekaligus membuka peluang untuk menggelar pra-acara kedua pada pertengahan Oktober mendatang. Pia menjelaskan, pra-acara pertama tidak hanya menjadi ajang promosi Japanese World 2025 tetapi juga memperluas jangkauan prodi, fakultas, dan universitas. Berbeda dari sebelumnya yang hanya berfokus di lingkungan kampus atau sekolah di Surabaya.

Suasana meriah para peserta cosplay yang tampil total dalam sesi Coswalk.

Pesan untuk Japanese World 2025

Sebagai informasi, Japanese World 2025 akan berlangsung pada awal November mendatang di Lagoon Avenue Mall Sungkono Surabaya dengan menawarkan acara yang lebih meriah, beragam, dan maksimal bagi seluruh pengunjung. Pia berharap keseruan pra-acara bisa menjadi pemantik semangat menjelang acara utama.

œKalian sudah merasakan hype-nya Road to JW pertama ini kan? Nah, tunggu saja di acara utama, bakal lebih besar, lebih seru, dan ada guest star yang bakal diungkap! Jadi, jangan lupa amankan tiket kalian ya, tutup Pia dengan antusias.

Keterlibatan mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Jepang FIB UNAIR dalam Road to Japanese World berhubungan dengan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 11 tentang kota dan komunitas yang berkelanjutan (Sustainable Cities and Communities).

Penulis: Gustyosih Chesta Pramesti

Editor: Fania Tiara Berliana M

AKSES CEPAT