51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

Simak Keunggulan Prodi Baru S3 Ilmu Humaniora UNAIR

Poster Prodi S3 Ilmu Humaniora

FIB NEWS “ Program Studi (Prodi) 51¶¯Âþ (FIB UNAIR) hadir sebagai satu-satunya program doktoral di Jawa Timur. Prodi ini menawarkan kajian mendalam bidang humaniora yang berfokus pada kajian Digital Humanities sejalan dengan perkembangan era digital dan isu-isu kontemporer. 

Prof. Diah Ariani Arimbi, S.S., M.A., Ph.D., Kepala Program Studi (Kaprodi) S3 Ilmu Humaniora, menuturkan bahwa prodi ini telah memperoleh akreditasi baik. œSekarang ini kita akan re-akreditasi untuk akreditasi berjalan. Harapan kita sih dari baik menjadi baik sekali karena itu kan akan menjadi attractions, ya, ujarnya. 

Prof. Diah, sapaan dekat Kaprodi itu, juga menjelaskan bahwa program studi S3 Ilmu Humaniora secara resmi dibuka pada tahun 2023. Meski terbilang baru, pembentukan prodi ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan pengembangan ilmu humaniora secara komprehensif. “Digital humanities menjadi fokus utama kami karena kekuatan FIB UNAIR adalah kajian perkotaan (urban studies). Namun, tidak menutup kemungkinan juga untuk kajian lain bisa. Bergantung pada minat mahasiswa,” ungkap Prof. Diah.

Fokus Digital Humanities

Prof. Diah mengungkapkan tema riset unggulan digital humanities mendalami berbagai persoalan, seperti konstruksi ras, gender, kelas, seksualitas, dan bangsa. Hal ini menjawab tantangan teknologi digital dalam merespons persoalan bidang humaniora. Tema ini juga bersifat interdisipliner, seperti dalam kajian sastra, studi film, studi kulit hitam, studi komunikasi, serta teknologi media dan informasi.

Secara spesifik, Prodi ini menawarkan empat bidang minat studi, yaitu sejarah, kajian budaya, sastra, dan linguistik. Prof. Diah menyebut pula mahasiswa dapat bebas memilih berkuliah dengan mengikuti jalur reguler by coursework maupun by research. Jalur by coursework akan menawarkan mata kuliah wajib dan pilihan selama dua semester awal. Sementara itu, jalur by research memungkinkan mahasiswa untuk langsung fokus pada penelitian sejak awal tanpa mengikuti perkuliahan kelas reguler.

“Semua mahasiswa wajib mengikuti program matrikulasi di awal perkuliahan. Untuk mahasiswa by coursework, ada 18 mata kuliah yang terdiri dari sembilan mata kuliah wajib di semester pertama dan sembilan mata kuliah pilihan di semester kedua, bergantung minat studinya,” tutur Prof. Diah.

Guru Besar Kajian Budaya dan Gender itu pun menerangkan proses penerimaan mahasiswa baru S3 Ilmu Humaniora yang terdapat dua skema seleksi. Pertama, seleksi menggunakan ujian dan wawancara daring. Serta kedua, adalah seleksi menggunakan portofolio dengan syarat lulus Tes Potensi Akademik (TPA) dan ujian bahasa Inggris yang UNAIR selenggarakan.

Kepala Program Studi S3 Ilmu Humaniora FIB UNAIR, Prof. Diah Ariani Arimbi, S.S., M.A., Ph.D. (Foto: Istimewa).

Fasilitas Unggulan

Selain menawarkan pilihan perkuliahan, Prodi S3 Humaniora ini memiliki akses fasilitas lengkap. Mulai dari seluruh fasilitas fakultas maupun universitas, misalnya ruang baca dan Airlangga Co-Working Space yang terletak di lantai 6 gedung Airlangga Sharia and Entrepreneurship Education Center (ASEEC) Kampus Dharmawangsa-B. Keunggulan lain, kata Prof Diah, terdapat program klinik menulis. Klinik ini membantu mahasiswa mempersiapkan disertasi maupun publikasi jurnal bereputasi, baik untuk jurnal terindeks SINTA maupun SCOPUS.

œMahasiswa S3 diharapkan mampu memberikan kritik dan challenge teori yang digunakan dalam penelitian mereka. Kami sebagai pembimbing berperan membantu dalam proses penulisan proposal disertasi dan memastikan penelitian mereka bisa selesai tepat waktu hingga publikasi. Jadi sangat intens kami membimbing mahasiswa,” tambah Prof. Diah.

Kegiatan prodi selanjutkan akan menghadirkan kuliah tamu hingga workshop metode penelitian œKuliah tamu sifatnya untuk pengayaan karena mencari waktu bagi mahasiswa S3 sedikit sulit ya untuk mengumpulkan waktu bersama, imbuhnya. 

Prodi S3 Ilmu Humaniora menawarkan pilihan studi bagi para akademisi, peneliti, dan praktisi yang ingin memperdalam ilmu humaniora dengan pendekatan modern dan relevan di era digital. Prodi ini terbuka pula bagi mahasiswa asing yang mendaftar. œHanya ada satu-satunya di Jawa Timur untuk ilmu humaniora. Nggak ada di tempat lain selain FIB UNAIR yang memang murni keilmuan. We are the only one, pungkas Prof. Diah. 

Penulis: Nur Khovivatul Mukorrobah 

Editor: Nuri Hermawan 

AKSES CEPAT