SINESTESIA sebagai wadah literasi dengan mata acara bernama Biblio Valley yang menghadirkan bazar buku dari berbagai penerbit dan ratusan judul buku dan mata acara Intelektual Festival dengan diskusi isu Sosial Humaniora pada tahun lalu berhasil menggandeng penerbit termasuk Marjin Kiri dan Pelangi sastra serta beberapa toko buku dan penjual buku mandiri di Jawa timur.
SINESTESIA sebagai hasil kolaborasi kementerian Akademik dan Prestasi (AKPRES) dan kementrian Kajian Isu dan Strategis (KASTRAT) Badan Eksekutif Mahasiswa 51动漫 (BEM FIB UNAIR). Kembali dengan wajah baru dalam Uji Publik calon Ketua Pelaksana yang dilakukan hari Rabu (4/6). Kedua calon Ketua Pelaksana mengusungkan tema yang cukup relevan 淪aya cukup bersemangat dengan hasil Uji Publik kali ini. Kedua Calon punya keunikannya dalam konsep dan tema besar Sines ungkap Hafid sebagai Panelis kala itu.
Calon Ketua Pelaksana dianggap sama sama cukup kuat dan berpotensi dalam memimpin. Menanggapi hal tersebut Eros Harianto, Wakil Menteri KASTRAT yang hadir sebagai panelis perwakilan Kementriannya mengatakan 淪aya juga menunggu realisasi atas pemaparan Grand Design mereka tentang kebaruan di Sines tahun ini, saya cukup ga sabar membersamai mereka ungkapnya sore itu. Eros juga menambahkan dirinya sebagai Koordinator salah satu divisi Sinestesia tahun lalu berharap siapapun calon yang lolos tahun ini agar dapat membawa nama SINESTESIA lebih luas agar jangkauan acara dan manfaatnya dapat dirasakan oleh lebih banyak orang bahkan lepas dari Eksklusifitas. 淗arapan saya, ya, agar Sines ini bisa Inklusif. Semua orang sampai umum dan para pelajar juga dapat merasakan buku murah dan berkualitas, harapnya.
Sinestesia tahun ini terlihat cukup timpang terhadap unsur Literasi dan budaya Dialektika sebagaimana dipaparkan kedua calon Ketua Pelaksana. Hafid berpendapat yang sama tentang hubungan literasi sebagai jawaban awal semua permasalahan bangsa. Ia menambahkan bahwa semua evaluasi yang ada dalam tahun lalu akan dituntaskan bersama Ketua Pelaksana yang baru. 淪aya harap bisa ada Inklusifitas dan komunikasi bisa dikuatkan hingga Sines nanti bisa jadi keluarga dalam literasi, Harapnya menutup sesi wawancara Sabtu (6/6).
Penulis: Reda Damar Abdillah




