SKI FIB UNAIR bakal adakan program Kajian Jumat Series (KAJUSI)
FIB NEWS – Sentra Kerohanian Islam (SKI FIB) 51动漫 (UNAIR) bakal adakan Kajian Jumat Series (KAJUSI). Kegiatan tersebut diadakan setiap hari Jumat selama bulan November mendatang.
Mengusung tema “Muslimah Tangguh Berbudaya, kegiatan tersebut memiliki nilai relevansi
signifikan di tengah dinamika global saat ini. Pemilihan tema itu didasarkan pada pentingnya membahas tantangan yang dihadapi wanita Muslimah di era globalisasi.
Peran Muslimah dalam Sejarah
Ketua Departemen Kemuslimahan SKI FIB, Nafisa Fachrudia Nikmah, menyoroti peran sentral wanita muslimah sejak era Nabi Muhammad SAW. Ia mencontohkan Khadijah binti Khuwailid sebagai pengusaha sukses dan Aisyah R.A. sebagai ilmuwan dan penyebar hadis, menegaskan bahwa muslimah bukan sekadar pendukung, melainkan juga pemimpin di berbagai sektor.
Menurutnya, peran strategis muslimah meluas di berbagai bidang, mulai dari pendidikan hingga seni. “Sebagai pendidik dan pelajar, mereka meningkatkan kualitas pendidikan untuk menyebarkan pengetahuan dan nilai-nilai budaya positif,” ujar Nafisa.
Ia menambahkan bahwa muslimah menciptakan karya seni yang merefleksikan nilai-nilai islam dan budaya lokal, terlibat aktif dalam organisasi sosial sebagai suara bagi kaum perempuan dan anak-anak. Selain itu juga berperan sebagai ibu yang membentuk karakter generasi penerus melalui penanaman nilai budaya yang luhur.

Foto dokumentasi Seni Kerohanian Islam Fakultas Ilmu Budaya. (Foto: Istimewa)
Tantangan dan Ajakan untuk Berkontribusi
Meskipun memiliki peran sejarah yang kuat, muslimah era kini masih dihadapkan pada sejumlah tantangan, termasuk isu diskriminasi gender dan keterbatasan akses terhadap pendidikan. Kondisi itu mendasari perlunya penciptaan lingkungan yang kondusif agar muslimah dapat mengembangkan potensi dan berkontribusi secara optimal.
Tema “Muslimah Tangguh Berbudaya” muncul untuk menegaskan kembali signifikansi peran muslimah dalam pembentukan budaya yang kuat. “Oleh karena itu, penting untuk menciptakan lingkungan yang mendukung bagi muslimah agar mereka dapat berkembang dan berkontribusi,” tegas Nafisa Fachrudia Nikmah.
Dengan semangat tersebut, melalui kegiatan KAJUSI, mengajak seluruh Muslimah untuk terus berinovasi dan mengambil bagian aktif dalam pembangunan budaya. Acara kajian tersebut diharapkan dapat menjadi momentum bagi muslimah untuk mengambil hikmah dan terus menunjukkan ketangguhan serta kreativitas mereka dalam berbagai aspek kehidupan.
Kegiatan SKI FIB UNAIR bakal adakan program Kajian Jumat Series (KAJUSI) tersebut
mendukung tercapainya Sustainable Development Quality Education Goals (SDGs) nomor 4, yaitu Quality Education.




