51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

UKTK dan Pakarsajen Ramaikan Festival Gamelan Sidoarjo

FIBNEWS “ Paguyuban Karawitan Sastra Jendra (Pakarsajen) dan Unit Kegiatan Tari dan Karawitan (UKTK) 51¶¯Âþ (FIB UNAIR) sukses mempersembahkan kolaborasi seni dalam ajang Festival Gamelan Kahuripan dan 1000 Wayang Sidoarjo Nembang Macapat yang diselenggarakan pada (27/7/2025) di Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo. Acara ini merupakan hasil kerja sama dengan Dewan Kesenian Sidoarjo

FIBNEWS “ Paguyuban Karawitan Sastra Jendra (Pakarsajen) dan Unit Kegiatan Tari dan Karawitan (UKTK) Fakultas Ilmu Budaya 51¶¯Âþ (FIB UNAIR) sukses mempersembahkan kolaborasi seni dalam ajang Festival Gamelan Kahuripan dan 1000 Wayang Sidoarjo Nembang Macapat yang diselenggarakan pada (27/7/2025) di Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo. Acara ini merupakan hasil kerja sama dengan Dewan Kesenian Sidoarjo

Kolaborasi antara Pakarsajen dan UKTK ini terbentuk secara alami, berasal dari undangan yang diterima kedua organisasi untuk turut meramaikan festival. Kedua organisasi ini sudah sering kali bekerja sama dan jadwal latihan rutin bersama, gagasan untuk menampilkan pertunjukan kolaboratif pun disambut baik oleh kedua belah pihak.

œKami memang sudah sering bekerja sama dan memiliki jadwal latihan rutin bersama. Sehubungan dengan kami yang mendapat undangan yang sama untuk meramaikan festival tersebut, tercetuslah penampilan kolaborasi ini ujar Wiwid selaku Ketua Pakarsajen.

Harmoni Kolaborasi Seni Tradisi

Penampilan kolaboratif antara UKTK dan Pakarsajen menjadi salah satu daya tarik utama dalam festival. Kegiatan ini tidak hanya menampilkan pertunjukan seni semata, tetapi juga menjadi sebuah wadah untuk mempererat hubungan antar-organisasi serta memperluas jejaring dengan komunitas budaya lokal. Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, antara lain adalah komunitas budaya dan perwakilan dari berbagai sekolah di Sidoarjo.

Wiwid juga menambahkan bahwa kolaborasi semacam ini dapat menciptakan hubungan yang lebih baik di kemudian hari, dapat lebih santai dalam berproses ketika saling membutuhkan satu sama lain, dan tentunya saling bekerja sama untuk pengalaman baru.

œDengan adanya simbiosis mutualisme atau saling menguntungkan. Kami berharap dapat menjalinkan hubungan baik antara Pakarsajen dan UKTK. Kami ingin terus menggandeng satu sama lain untuk memperkaya pengalaman, baik secara individu maupun organisasi agar dapat berbagi pengalaman di luar organisasinya sendiri, tambahnya.

Tak berhenti di sini, Wiwid menyebutkan bahwa berbagai agenda kolaboratif antara Pakarsajen dan UKTK sudah direncanakan untuk waktu mendatang. Salah satunya adalah penampilan tari dan persiapan untuk menyambut mahasiswa program Inbound student pada Agustus mendatang.

œMasih banyak kolaborasi yang sudah diagendakan, seperti penampilan tari hingga inbound student  yang akan diadakan pada bulan depan, ungkapnya.

Penampilan Pakarsajen dan UKTK

Festival ini diwarnai oleh berbagai penampilan dari berbagai kalangan. Selain penampilan dari UKTK dan Pakarsajen, ada pula pertunjukan dari pelajar dan beberapa komunitas yang hadir. Nuansa kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya lokal sangat terasa sepanjang acara berlangsung.

Pada pertengahan acara, seluruh peserta dan penonton diajak untuk nembang macapat secara bersama-sama. Momen ini menjadi salah satu bagian yang paling berkesan, karena mampu menciptakan keterlibatan aktif dari berbagai kalangan yang hadir. Tidak hanya itu, penampilan dalang cilik dari siswa SMP juga turut memeriahkan acara, menambah nuansa edukatif dan memperkuat pelestarian budaya sejak usia dini.

Antusiasme para penonton terlihat sangat tinggi. Penampilan yang disuguhkan mendapat respons yang positif dan apresiatif dari berbagai pihak. Semua pihak yang menjadi bagian dari penampil juga sangat bersemangat dan tampil dengan maksimal dalam pentas festival gamelan ini.

Konten Kegiatan UKTK dan Pakarsajen FIB UNAIR Ramaikan Festival Gamelan Sidoarjo termasuk dalam SDGs nomor empat, yaitu Pendidikan yang Berkualitas.

Penulis: Putri Andini

Editor: Arina Nida Arussyda

AKSES CEPAT