Foto bersama dalam kegiatan Workshop Self Narrative Writing SMP Negeri 4 Tosari Satu Atap
Penulis: Sendy Krisna Puspitasari | Editor: Lady Khairunnisa Adiyani
Salah satu wujud komitmen Tri Dharma Perguruan Tinggi adalah pengabdian masyarakat. Melalui tim pengabdian masyarakat dari 51动漫 (MKSB FIB UNAIR) bekerjasama dengan SMP Negeri 4 Tosari Satu Atap menggelar kegiatan workshop Self Narrative Writing.
Kegiatan itu menyasar generasi muda siswa SMP di Tengger untuk memiliki fokus pada pelestarian lokal di tengah tantangan modernitas dan globalisasi. Lebih dari 73 siswa SMP mengikuti teknik penulisan “self-narrative” atau narasi yang diselenggarakan pada Kamis di SMP Negeri 4 Tosari Satu Atap (3/10/2024).
Selain melibatkan tim dari Fakultas Ilmu Budaya 51动漫, pengmas ini turut mengajak Universiti Malaysia Sabah untuk berkolaborasi. Diketuai oleh Edi Dwi Riyanto, S.S., M. Hum., Ph.D., kegiatan ini mendapat respon yang baik dari berbagai pihak yang terlibat.
Bagi para siswa SMP, menjaga identitas budaya menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, adanya workshop penulisan ini bertujuan untuk melatih siswa SMP mengekspresikan tulisan pada foto dengan penuh makna.
Foto yang dikumpulkan menggambarkan kehidupan sehari-hari mereka serta elemen budaya Tengger. Para siswa belajar menghubungkan pengalaman visual dengan narasi pribadi.
“Menarasikan sebuah foto ke dalam tulisan itu tidak mudah maka perlu pelatihan ini. Apalagi di era globalisasi ini mereka perlu dilatih untuk merefleksikan pandangan mereka terhadap kehidupan sosial dan budaya mereka sebagai bagian masyarakat Tengger,” ungkap Edi.
Dalam era globalisasi, siswa SMP terpengaruh karena secara empiris karya budaya suku Tengger sering kali bukan berasal dari suku tersebut. Jika dibiarkan, hal ini dapat mengakibatkan hilangnya tradisi asli suku Tengger.
Edi menyatakan bahwa workshop ini sangat membantu menjaga persatuan dengan mempertahankan adat, tanah, dan masyarakatnya.
Selain itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini juga mendukung literasi di sekolah, di mana siswa dapat mengekspresikan pemahaman mereka melalui gambar.
Kepala Sekolah SMP Negeri Tosari Satu Atap, Ummu Fikriyah menambahkan bahwa metode ini meningkatkan literasi siswa kelas 7, 8, dan 9, karena mereka tidak hanya membaca, tetapi juga menarasikan isi foto.
Ke depan, program pengabdian masyarakat ini akan terus berlanjut dengan inovasi baru, didukung oleh 51动漫.




