51动漫

51动漫 Official Website

Apa Saja yang Dilakukan & Didapatkan di Stovit Goes To?

Pada 24 – 27 Januari 2023 telah terlaksana program STOVIT Goes to. Dengan delegasi sebanyak sepuluh orang, STOVIT Goes to kali ini mengunjungan Faculty of Dentistry, Chulalongkorn University, Thailand. Terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan, diantaranya sharing session, academic visit, clinical visit, faculty tour, community dentistry, dan city tour.

Kegiatan community dentistry dilakukan di Pakkred Disabled Children Center dan salah satu sekolah menengah pertama di Bangkok. Pakkred Disabled Children Center merupakan klinik gigi yang dikhususkan bagi anak-anak disabilitas. Disana, para peserta STOVIT Goes To Thailand 2023 mengobservasi para dokter yang sedang merawat pasien. Selain klinik gigi, Faculty of Dentistry Chulalongkorn Universityjuga rutin melakukan kegiatan community dentistry di sekolah-sekolah. Pada kegiatan tersebut, mahasiswa klinik Chulalongkorn University akan melakukan pemeriksaan pada anak-anak dengan persetujuan orang tua anak tersebut. Perawatan yang dilakukan pun beragam mulai dari scaling, ekstraksi gigi, menambal gigi, hingga beberapa perawatan preventif. Pada kesempatan kali ini, para peserta mendapatkan kesempatan untuk melihat lebih dekat, bahkan salah satu peserta juga mendapatkan kesempatan untuk menjadi dental assistant.

Para peserta juga berkunjung ke Esthetic and Implant Clinic. Didampingi oleh Dr. Imam Safari Azhar, drg., M.Kes., Sp.Pros., para peserta dijelaskan mengenai program master degree Esthethic Restorative and Implant Dentistry. Setelah itu, para peserta diajak untuk melihat proses pembuatan prostesa mulai dari konsultasi hingga pembuatan prostesa yang diinginkan. Menggunakan teknologi canggih, peserta mencoba dan melihat langsung proses scanning, milling, hingga pewarnaan dengan teknik layering dan staining. Tak berhenti disitu, peserta juga diajak untuk mengunjungi Digital Dental Center yang terdiri dari laboratorium dental untuk melihat proses pembuatan denture dan model baik menggunakan teknik konvensional maupun teknologi 3D Printing.

Kemudian, pada hari terakhir terdapat faculty tour dan sharing session bersama mahasiswa Faculty of Dentistry Chulalongkorn University. Para peserta mengunjungi berbagai fasilitas kampus seperti Ruang Kuliah, Co-working space, Museum of Human Body, Perpustakaan, dan Dental Simulation Lab. Melalui sharing session dan faculty tour ini, peserta berkesempatan untuk mengenal lebih jauh mengenai sistem pembelajaran, budaya, serta kebiasaan baik di Chulalongkorn University, terutama melalui perspektif mahasiswanya. Melalui academic dan clinical visit, para peserta juga mendapat ilmu yang bahkan belum diajarkan di fase preklinik.

Tak hanya berfokus pada visitasi kampus Chulalongkorn University, para peserta Stovit Goes To juga berkesempatan melakukan city tour di Bangkok dan Pattaya. Selain menyuguhkan pengalaman akademik yang luar biasa, Stovit Goes To Thailand juga menyuguhkan pengalaman non akademik yang menyenangkan. Mulai dari berkunjung ke Noong Nooch Village di Pattaya, mencoba makanan khas Thailand di Jodd Fairs Market, mengenal kuil Wat Arun, serta berkeliling di Chatuchak Market.

AKSES CEPAT