51动漫

51动漫 Official Website

Di Tengah Kesibukan Koas, Mahasiswa Klinik Berhasil Sabet Medali Emas dalam Kompetisi Bertaraf Internasional

Di tengah kesibukan koas, mahasiswa klinik berhasil sabet medali emas dalam kompetisi bertaraf internasional. Mahasiswa klinik tersebut adalah Ria Chusnita (2019), yang akrab disapa Ria. Ide hasil pemikirannya tersebut diikut sertakan dalam kompetisi World Young Inventors Exhibition (WYIE) yang diadakan oleh Indonesian Invention and Innovation Promotion Association (INNOPA), Asian Young Inventors Exhibition (AYIE) dan Malaysian Young Inventors Exhibition (MYIE) pada 10-13 Mei 2023 di Malaysia.

World Young Inventors Exhibition (WYIE)

Berbeda dengan kompetisi biasanya, kali ini Ria membawakan ide ini ke kancah internasional bersama timnya yaitu Bernika Citra (FISIP ’21), Intan Fairuz Zakia (FK ’20), Nuzula Maghfiro (FIB ’19), Yahya Bachtiar Ivansyah (FTMM ’22), Ahmad Farhan Setiawan (FIB’20) dan Bakdiyatul Mukarromah (FIB ’20).

Tim yang dibimbing oleh Prof. Dr. Bambang Purwanto, dr., M.Kes tersebut berhasil mendapatkan medali emas setelah melewati beberapa tahapan kompetisi, yaitu diawali dengan mengumpulkan desain prototype, gambaran inovasi, dan video inovasi. Selanjutnya, setelah dinyatakan lolos Oral Presentation di Malaysia, Ria dan Tim melakukan persiapan media untuk presentasi seperti poster, banner, prototype dalam bentuk jadi, dan beberapa media pendukung lainnya.

Dalam kompetisi WYIE tersebut, research pembawa kemenangan tersebut mengangkat topik mengenai pengelolaan limbah sayur dan buah-buahan menjadi sabun kertas. Pengelolaan limbah sayur dan buah-buahan sebelumnya dilakukan fermentasi selama 3-6 bulan, sampai akhirnya diolah menjadi sabun kertas siap pakai.

Pemilihan limbah sayur dan buah-buahan sebagai bahan dasar dari inovasi ini, bermula dari rasa kepedulian terhadap besarnya jumlah limbah di dunia, khususnya Asia. Oleh karena itu, Ria dan tim berupaya mencari sebuah inovasi pengelolaan limbah sayur dan buah, agar dapat menghasilkan produk yang bermanfaat dan ramah lingkungan.

Selain dapat mengatasi permasalahan limbah sayur dan buah-buahan, inovasi yang dicetuskan oleh Ria juga mampu menjadi solusi atas masalah kesehatan khususnya bagi para traveler, yang sangat mudah terjangkit penyakit akibat bakteri ketika bepergian.

Inovasi sabun ini dapat berperan sebagai agen anti-bakteri, khususnya terhadap bakteri Shygella dysenteriae, Staphylococcus aureus dan Escherichia coli.

淩ia dan tim menganalisis permasalahan ketika para traveler bepergian mereka memiliki persentase tinggi untuk terjangkit penyakit melalui trasnmisi mikroba, ungkap mahasiswa Kedokteran Gigi itu.

World Young Inventors Exhibition (WYIE)

Sebelumnya, Ria juga turut aktif dalam kompetisi nasional dan mengantongi 30 prestasi tingkat nasional. Tidak hanya itu, Ria juga memiliki beberapa publikasi jurnal terindeks SCOPUS. Atas prestasinya tersebut, Ria berhasil menjadi awardee beasiswa prestasi dari Pertamina Foundation dan beasiswa Kepemimpinan dari Bakti Nusa.

Menanggapi keberhasilan tim dan menjuarai kompetisi tersebut, Ria mengungkapkan 淎lhamdulillah, bersyukur dan bangga. Semoga dengan adanya prestasi ini, dapat memantik mahasiswa untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama 51动漫 di kancah internasional.

Walaupun dilanda kesibukan koas, Ria berhasil mendapat Medali Emas bersama Tim. Seluruh civitas akademika 51动漫 (UNAIR) mengucapkan selamat atas pencapaiannya!. (RY)

AKSES CEPAT