51动漫

51动漫 Official Website

Langganan Bawa Pulang Emas, Rizentya Salsabila Kantongi Gelar Wisudawan Berprestasi

Surabaya, fkg.unair –  Wisuda Maret 51动漫 (UNAIR) menjadi momen membanggakan bagi sosok Rizentya Salsabila. Mahasiswa S1 Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) tersebut berhasil menamatkan studi dengan menyabet gelar Wisudawan Berprestasi. Bagaimana tidak, nama Rizentya telah malang-melintang di berbagai perlombaan dan menyumbang lusinan medali bagi FKG UNAIR.

Rizentya tercatat pernah meraih Juara 1 TEMILNAS x OPERCULUM YARSI 2022, Juara 2 Udayana Dentistry Scientific Competition 2022, Juara 2 Competition of Scientific Dentistry Festival 2022, dan masih banyak lagi.

Namun prestasi terbaik yang pernah diraih Rizentya adalah membawa pulang medali emas pada gelaran Pekan Ilmiah Nasional (Pimnas) ke-34. Rizentya dan tim mengambil judul O-Gel!, Gel Ekstra Kulit Jeruk (Citrus sp.) Pelunak Dental Culculus. Mereka membuat gel dari kulit jeruk (O-Gel) yang dapat melunakkan karang gigi.

淟atar belakangnya karena adanya penyakit peradangan pada gusi yang disebabkan karena penumpukan karang gigi. Dimana karang gigi ini jarang dibersihkan tuturnya kepada UNAIR News.

Menurut Rizentya, inovasi tersebut dibuat untuk mendorong pembersihan karang gigi yang lebih efisien dan mudah. Lewat proses yang panjang, inovasi tersebut berhasil membawa timnya menggondol emas di pada kategori PKM-K.

Rahasia Sukses PKM

Rizentya menyebut bahwa permasalahan di masyarakat dan sekitar kita menjadi sumber inspirasi. 淭ujuannya adalah menciptakan ide yang menarik di hadapan juri, katanya. 

Selain itu, ketelitian juga menjadi kunci. Sebelum mulai mengerjakan atau mendesain inovasi, wajib hukumnya memahami buku panduan PKM dengan baik. 淜ebanyakan mahasiswa salah dalam menentukan bidang. Misal seharusnya masuk PKM-K, malah mereka masukkan ke PKM-RE jelasnya.

Setelah memahami buku panduan, menaati aturan administrasi juga tidak kalah penting. Banyak peserta PKM yang gagal akibat kesalahan penulisan format atau ketidaksesuaian administrasi lain. 

Terakhir, Rizentya selalu mencari tim yang kompak dan punya minat yang sama. Sehingga, sepanjang bimbingan, konsultasi, dan berlatih bersama pembimbing mereka bisa tetap satu visi dan semangat sampai akhir.

Tantangan di Tengah Kesibukan Kuliah

Rizentya tidak mengelak bahwa tugas-tugasnya di FKG UNAIR begitu menyita waktu dan tenaga. Akan tetapi ia paham karena sebagai calon dokter gigi ia dituntut untuk cakap dalam teori maupun skill. 

淭antangan menjadi mahasiswa FKG itu besar karena hafalannya cukup banyak, praktikum dan skill laboratorium harus hadir seratur persen agar bisa lulus, ceritanya.

Karena kesibukan kuliah tersebut, tidak jarang Rizentya mengerjakan penelitian untuk lomba atau menjalani perlombaan di sela-sela perkuliahan hingga bahkan ujian. Rizentya menyebut bahwa perjuangan yang dilaluinya tidaklah mudah. Namun semua terbayar tuntas dalam Wisuda Maret 2023.

Dari pengalaman tersebut Rizentya berpesan bahwa sikap seseorang dalam menghadapi sesuatu adalah pondasi utama dalam kehidupan. 淧unya pengetahuan luas dan skill yang mumpuni tapi bersikap buruk, maka tidak berarti. Sikap adalah pondasi utama pesannya. (int)

AKSES CEPAT