Acara perawatan gigi gratis yang dilaksanakan selama 3 (tiga) hari berturut-turut dari tanggal 19-21 November 2024 ini dilengkapi dengan berbagai layanan, mulai dari pemeriksaan gigi, pembersihan karang gigi, hingga pencabutan gigi kasus sederhana. Layanan ini terbuka bagi semua kalangan, baik anak-anak, remaja, maupun orang dewasa. Selain itu, masyarakat juga dapat memperoleh edukasi langsung dari tenaga medis mengenai pentingnya kebersihan gigi dan mulut untuk mencegah penyakit gigi, seperti gigi berlubang, radang gusi, dan penyakit gusi lainnya.
Selain pemeriksaan gigi, tim dokter gigi dan mahasiswa kedokteran gigi yang terlibat dalam kegiatan ini juga memberikan edukasi tentang pola makan sehat yang berpengaruh terhadap kesehatan gigi, serta teknik menyikat gigi yang benar. Drg. Reiska Kumala Bakti, M.Ked.Trop., PhD, salah satu dokter gigi yang turut berpartisipasi, menekankan pentingnya pemeriksaan gigi secara rutin. “Pemeriksaan rutin dapat membantu mendeteksi masalah pada gigi sejak dini, sebelum berkembang menjadi penyakit yang lebih serius,” tambahnya.

Tak hanya itu, peserta juga diajak untuk mengikuti sesi tanya jawab dan konsultasi langsung dengan dokter gigi mengenai perawatan gigi di rumah, cara mencegah gigi berlubang, serta penanganan masalah gigi yang sering terjadi pada anak-anak. Acara ini dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan informasi yang berguna untuk menjaga kesehatan gigi mereka.
Layanan ini terbuka untuk semua kalangan, tanpa dipungut biaya, dan diharapkan dapat menciptakan dampak positif bagi peningkatan kesehatan gigi masyarakat. Untuk pendaftaran bisa langsung memindah QRCode yang tersedia di lama media sosial BKGN Unair 2024.
Program ini tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi peserta, tetapi juga menjadi sarana edukasi yang penting untuk menumbuhkan kesadaran tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut. Ke depan, Fakultas Kedokteran Gigi berharap lebih banyak masyarakat yang terbuka untuk menjaga kesehatan gigi secara rutin dan mencegah masalah kesehatan mulut yang lebih serius.




