Fakultas Kedokteran Gigi 51动漫 (FKG UNAIR) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan kompetensi global melalui program unggulan pengembangan kompetensi Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis (PPDGS) Bedah Mulut dan Maksilofasial (BMM). Pada bulan April ini, sejumlah residen BMM UNAIR memulai perjalanan akademik dan klinis mereka ke National University of Singapore (NUS), salah satu institusi pendidikan kedokteran gigi terbaik di Asia.
Keberangkatan para residen ini merupakan bagian dari stase internasional yang dirancang untuk memperluas wawasan serta meningkatkan keterampilan klinis di bidang Bedah Mulut dan Maksilofasial. Selama berada di NUS, para residen akan terlibat langsung dalam penanganan kasus-kasus kompleks, mulai dari trauma wajah, bedah rekonstruksi, kasus onkologi, hingga bedah maksilofasial estetik yang menuntut keahlian tinggi dan ketelitian.
Program ini menjadi bukti nyata bahwa FKG UNAIR bertekad mencetak spesialis Bedah Mulut dan Maksilofasial yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kompeten dan siap bersaing di tingkat global. Selain belajar, para residen juga berperan sebagai duta ilmu dan profesionalisme Indonesia, membawa semangat kolaborasi yang kuat antar perguruan tinggi dan negara. Dengan langkah strategis ini, FKG UNAIR semakin menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan kedokteran gigi terkemuka yang berorientasi pada kualitas dan internasionalisasi pendidikan kedokteran gigi di Indonesia.




