Program Pendidikan Dokter Gigi Spesialis (PPDGS) Konservasi Gigi 51动漫 (UNAIR) resmi memulai rangkaian kegiatan Pra-Pendidikan (Pradik) di RSUD Dr. Saiful Anwar (RSSA) Malang pada Selasa, 10 Februari 2026. Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Program Studi (KPS) Konservasi Gigi UNAIR, Dr. Febriastuti Cahyani, drg., M.Kes., Sp.KG(K), sebagai bentuk dukungan institusi terhadap para mahasiswa spesialis yang akan menjalani pelatihan klinis. Pembukaan orientasi dilakukan secara resmi oleh Wakil Direktur Pendidikan dan Pengembangan Mutu RSSA, Dr. dr. Fauzan Adima, M.Kes, FISQua, yang menekankan pentingnya integrasi antara standar akademik dan prosedur pelayanan rumah sakit.
Rangkaian kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga sore hari ini diisi dengan berbagai materi krusial guna menjamin kualitas pelayanan bagi pasien. Para peserta mendapatkan pembekalan mengenai tata tertib orientasi oleh Ketua Komite Koordinasi Pendidikan, dr. Istan Irmansyah, Sp.OT.Subsp. Onk. Ort.R(K), serta materi fundamental mengenai Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) serta Sasaran Keselamatan Pasien. Selain itu, materi spesifik terkait pelayanan kesehatan gigi anak dan strategi kendali mutu juga disampaikan oleh jajaran pimpinan instalasi terkait guna memastikan setiap mahasiswa memiliki pemahaman mendalam tentang ekosistem kerja di RSSA Malang.
Memasuki sesi siang, fokus materi beralih pada aspek teknis di bidang spesialistik, khususnya Layanan Kedokteran Gigi Konservatif di RSSA yang dipaparkan oleh Kepala KSM Gigi dan Mulut, drg. Faidah, Sp.KG. Pengetahuan ini disempurnakan dengan materi mengenai keamanan penggunaan obat (Medication Safety) dari Instalasi Farmasi. Sinergi antara PPDGS Konservasi Gigi UNAIR dan RSSA Malang ini diharapkan dapat mencetak klinisi yang tidak hanya unggul secara keilmuan, tetapi juga memiliki kedisiplinan tinggi dalam menerapkan standar keselamatan dan mutu pelayanan di rumah sakit pendidikan.




