Para Ketua Bagian (Kabag), Ketua Departemen (Kadep) , Koordinator Program Studi (KPS), Ketua Tata Usaha, Ketua Subbagian, dan beberapa Ketua Unit Penunjang di lingkungan Fakultas Kedokteran Gigi 51动漫, diundang oleh Dekan FKG Unair dalam acara Rapat Evaluasi, Penyusunan Program Kerja dan Penandatanganan Kontrak Kinerja Departemen, Bagian, serta Program Studi. Bertempat di ruang Rote, ASEEC Tower, Kampus B, 51动漫, acara tersebut diselenggarakan pada Kamis, 23 Januari 2025, dimulai tepat pada pukul 09.00 wib.
Dalam acara tersebut semua Kabag, Kadep, KPS diminta untuk mempresentasikan Plan of Action (POA) tahun 2025. Sebelum presentasi dimulai, Dekan FKG Unair, Prof. Dr. Muhammad Luthfi, dr., M.Kes., PBO., memberikan sambutan tentang pentingnya kegiatan di hari tersebut. Dari paparan tiap bagian, departemen dan prodi, dapat diketahui bagaimana bagian, departemen dan prodi merancang strategi agar target yang telah ditetapkan fakultas bisa tercapai. Apalagi tahun ini kita sudah masuk radar untuk bisa masuk dalam QS ranking by Subject Dentistry.
Setiap presentasi 3 bagian/departemen/prodi dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Presentasi diawali oleh Departemen Bedah Mulut dan Maksilofasial (BMM), diikuti Koservasi Gigi dan Pedodonsia pada sesi 1. Dilanjutkan Departemen Ilmu Penyakit Mulut, Ortodonsia, Periodonsia pada sesi 2; dan Prostodonsia, Radiologi dan Patologi Mulut & Maksilofasial pada sesi 3. Berikutnya Departemen Ilmu Kesehatan Gigi Masyarakat (IKGM), Biologi Oral, Ilmu Material Kedokteran Gigi (IMKG) dan Forensik.
Selain bagian/departemen, prodi juga diminta untuk mempresentasikan rencana untuk mencapai target kinerja, dimulai Prodi S1 dan Profesi; Prodi Konservasi Gigi, BMM, Ilmu Kesehatan Gigi Anak (IKGA), Periodonsia; Prodi Prostodonsia, Radiologi Kedokteran Gigi, Ortodonsia, Penyakit Mulut; juga Prodi S2 dan S3.

Beban kinerja yang ditargetkan kepada bagian/departemen diantaranya adalah staff inbound part time dan full time; staff outbound part time dan full time; publikasi artikel di jurnal internasional terindeks scopus/ISI Thomson/WoS, jurnal top tier, jurnal non scopus, juga jurnal nasional; buku ber ISBN, dosen bekerja sebagai praktisi di industri, dosen yang memiliki sertifikat kompetensi, adanya academic peerlist, kolaborasi riset dengan mitra dalam dan luar negri, kolaborasi publikasi dengan mitra dalam dan luar negri, riset bertema SDGs, usulan proposal maupun proposal yang sudah didanai, publikasi opini, pengmas bertema SDGs, pengmas nasional dan internasional, juga hilirisasi riset.

Adapun target kinerja yang dibebankan kepada prodi antara lain apakah prodi bisa memenuhi daya tampung, bagaimana response rate tracer study, jumlah student outbond dan inbond part time, jumlah mahasiswa internasional, jumlah prestasi mahasiswa di tingkat nasional dan international, berapa banyak soft skill mahasiswa yang bersertifikat, juga kerjasama dengan prodi dalam & luar negri.
Pada sesi tanya jawab, dekanat melakukan klarifikasi atau konfirmasi terkait rencana strategi yang akan diakukan di tahun depan. Pertanyaan tersebut terkait apakah strategi tersebut bisa dilaksanakan, apa kendala yang mungkin akan dihadapi, termasuk peluang apa saja yang bisa dimanfaatkan dalam mencapai target. (air)




