Surabaya ” Departemen dan Program Studi Penyakit Mulut Fakultas Kedokteran Gigi 51¶¯Âþ (FKG UNAIR) menyelenggarakan rapat koordinasi penyusunan Plan of Action (PoA) indikator Kontrak Kinerja Tahun 2026 pada 30 Januari 2026 di Ruang Seminar IPM FKG UNAIR. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Departemen (Kadep), Ketua Program Studi (KPS), Sekretaris Departemen (Sekdep), Sekretaris Program Studi (Sekprodi), serta seluruh staf pengajar dan tim administrasi.
Rapat koordinasi ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan arah kerja departemen dan prodi terhadap target kinerja tahun 2026 yang telah dideploy dari tingkat fakultas ke unit kerja. Dengan penyusunan PoA yang terstruktur, setiap indikator diharapkan dapat diterjemahkan menjadi program kerja yang jelas, terukur, dan siap diimplementasikan sepanjang tahun.
Menjabarkan Target Fakultas ke Langkah Kerja NyataDalam pembahasan, peserta rapat meninjau indikator kontrak kinerja yang telah diturunkan dari fakultas, kemudian menguraikannya menjadi langkah-langkah operasional dalam bentuk Plan of Action. Setiap indikator dibahas dari sisi program/kegiatan pendukung, timeline pelaksanaan, penanggung jawab, serta kebutuhan sumber daya, agar pelaksanaan di tingkat departemen dan prodi berjalan efektif serta dapat dipantau secara berkala.
Kadep Departemen Penyakit Mulut menekankan pentingnya koordinasi menyeluruh sebagai fondasi pelaksanaan program. œTarget yang telah dideploy dari fakultas perlu diterjemahkan menjadi rencana aksi yang jelas, realistis, dan dapat dipantau. Kekuatan kita ada pada kolaborasi tim, baik dosen maupun administrasi, ujarnya.

Penguatan Kolaborasi Dosen dan Tim Administrasi
Rapat juga menyoroti peran sinergis antara staf pengajar dan tim administrasi dalam memastikan setiap program berjalan sesuai indikator yang ditetapkan. Diskusi bersama mendorong seluruh elemen untuk memahami peta target 2026 secara utuh, sehingga aktivitas akademik, layanan, serta tata kelola dapat berkontribusi langsung pada capaian departemen dan prodi.
KPS Prodi Penyakit Mulut menyampaikan bahwa penyusunan PoA menjadi instrumen penting untuk menjaga konsistensi program sepanjang tahun. œDengan PoA yang rinci, kita memiliki peta kerja yang sama: apa yang dikerjakan, kapan target dicapai, dan siapa yang bertanggung jawab. Ini juga memudahkan evaluasi berkala, jelasnya.
Komitmen Menuju Kinerja 2026 yang Terukur
Sebagai tindak lanjut, rapat menyepakati finalisasi dokumen Plan of Action sebagai acuan implementasi program sepanjang tahun 2026. Evaluasi berkala akan dilakukan untuk memantau progres capaian indikator serta memastikan perbaikan berkelanjutan.
Melalui rapat koordinasi ini, Departemen dan Prodi Penyakit Mulut menegaskan komitmennya untuk mendukung capaian target fakultas dengan rencana aksi yang terarah, terukur, dan dilaksanakan secara kolaboratif.




