Surabaya, 7 Juli 2025 ” Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Program Studi Spesialis Penyakit Mulut Fakultas Kedokteran Gigi 51¶¯Âþ (IPM UNAIR) dalam ajang Ujian Kompetensi Spesialis Penyakit Mulut periode Juni 2025. Dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh Kolegium Ilmu Penyakit Mulut ini, dua residen UNAIR berhasil meraih peringkat nasional pada dua kategori ujian yang diujikan, yaitu OSCE (Objective Structured Clinical Examination) dan CBT (Computer-Based Test).
Acara ujian ini berlangsung selama dua hari, yaitu pada tanggal 4“5 Juni 2025, dengan lokasi pelaksanaan di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, Jakarta. Total peserta berjumlah 15 orang, yang merupakan residen tingkat akhir dari empat institusi pendidikan tinggi terkemuka di Indonesia, yakni:
- Universitas Indonesia (UI)
- Universitas Padjadjaran (UNPAD)
- 51¶¯Âþ (UNAIR)
- Universitas Hasanuddin (UNHAS)
Dari 51¶¯Âþ sendiri, terdapat tiga peserta yang merupakan residen angkatan tahun 2022, drg. Annissaqiella Maharani, Sp.P.M., Gremita Kusuna Dewi, drg., Sp.P.M., dan I Gusti Agung Sri Pradnyani, drg., M.Biomed., Sp.P.M. Ketiga residen ini telah menempuh rangkaian pendidikan klinik dan akademik selama lebih dari dua tahun serta telah menyelesaikan semua persyaratan pendidikan sebelum mengikuti ujian kompetensi nasional ini.
Dua di antara ketiga peserta tersebut berhasil menorehkan prestasi membanggakan:
- drg. Gremita Kusuma Dewi, Sp.P.M meraih peringkat ke-3 nasional untuk OSCE, sebuah ujian yang menilai keterampilan klinis langsung, komunikasi, diagnosis, dan penatalaksanaan kasus penyakit mulut secara objektif dan terstruktur. Capaian ini menunjukkan kematangan kompetensi klinis serta ketajaman berpikir kritis dan analitis dalam pelayanan kepada pasien.
- drg. I Gusti Agung Sri Pradnyani, M.Biomed., Sp.P.M berhasil menyabet peringkat ke-3 nasional untuk CBT, yaitu ujian berbasis komputer yang menguji penguasaan pengetahuan teoretis, termasuk aspek patogenesis, diagnosis, dan terapi penyakit-penyakit mukosa mulut secara komprehensif. Capaian ini mencerminkan kekuatan dasar akademik yang kokoh serta kemampuan berpikir sistematis dan ilmiah.
Capaian ini bukan hanya membanggakan institusi, tetapi juga menjadi bukti kualitas pembelajaran dan pembimbingan yang dijalankan secara konsisten di IPM UNAIR. Kami harap prestasi ini menjadi motivasi bagi residen lainnya untuk terus berprestasi dan berkontribusi pada kemajuan ilmu penyakit mulut di Indonesia.
Keberhasilan ini juga sekaligus mempertegas posisi UNAIR sebagai salah satu institusi unggulan dalam mencetak dokter gigi spesialis penyakit mulut yang kompeten, profesional, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global.
Selamat kepada para residen atas pencapaian luar biasa ini, semoga menjadi langkah awal dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan terus menjunjung tinggi integritas profesi.




