51动漫

51动漫 Official Website

Stovit Hold Vol.5: Seminar dan Live Hands On Penanganan pada Pasien Celah Bibir

Surabaya, fkg.unair – Penyakit celah bibir atau langit-langit (cleft lip and palate) pada anak menjadi kasus yang masih sering ditemui di Indonesia. Rata-rata kejadian bayi dengan celah bibir berada di kisaran 3000-6000 kelahiran per tahun. Sama dengan 1 bayi setiap 1000 kelahiran. Untuk itu, Prodi Spesialis Ilmu Kedokteran Gigi Anak (IKGA) menghadirkan Stovit Hold Vol 5.

Agenda tersebut dilaksanakan pada Sabtu (28/1/2022). Seminar dan live hands on tersebut mengambil tema utama  A Single-Visit Feeding Plate for A Neonate Baby with Cleft Palate. Lewat tema tersebut, Stovit Hold menghadirkan 10 dosen dan pakar terbaik FKG UNAIR untuk memberikan materi serta pelatihan tentang penanganan pasien anak dengan celah bibir.

Ketua Program Studi (KPS) Spesialis Ilmu Kedokteran Gigi Anak (IKGA) Dr. Sindy Cornelia, drg., Sp.KGA(K) menyebut bahwa Stovit Hold kali ini diperuntukkan bagi dokter gigi umum. 淎nak yang butuh penanganan dokter gigi biasanya tidak langsung datang ke dokter gigi spesialis, apalagi mereka yang di daerah dan pesisir,漣mbuhnya.

Dari situ, Dr. Sindy menyebut bahwa dokter gigi umum wajib tahu hal-hal yang harus dilakukan untuk membantu pasien anak dengan celah bibir. Stovit Hold pun kali ini menghadirkan tiga sesi seminar dan diskusi.

Seminar pertama membahas epidemiologi, etiologi, dan klasifikasi cleft lip and palate (CLP). Sementara seminar kedua membahas pendekatan perawatan CLP yang ideal, diikuti dengan seminar ketiga tentang langkah penanganan CLP oleh dokter gigi umum. Rangkaian acara tersebut ditutup dengan kegiatan keterampilan tentang pertolongan awal pada pasien dengan celah bibir dan langit-langit.

Lewat keseluruhan agenda tersebut, Dr. Sindy berharap agar nantinya para dokter gigi umum memiliki kompetensi dan pengetahuan yang tepat dalam menangani pasien celah bibir.

淒isini kami memberikan materi sesuai kompetensi sebagai dokter gigi umum. Sehingga kita tidak merambah ke spesialis, melainkan memberi ilmu yang bermanfaat dalam pelayanan dan pertolongan awal pada pasien celah bibir oleh para dokter gigi umum, jelas Dr. Sindy. (int)

AKSES CEPAT