Surabaya “ Memasuki dunia kedokteran gigi memerlukan persiapan yang lebih dari sekadar nilai akademis yang tinggi. Salah satu aspek utama yang harus disiapkan adalah kemampuan motorik halus atau dexterity. Mahasiswa kedokteran gigi akan banyak bekerja dengan instrumen kecil di area yang sempit, sehingga ketelatenan tangan dan koordinasi mata-tangan yang baik menjadi pondasi utama keberhasilan praktikum.
Selain aspek fisik, ketahanan mental dan manajemen waktu yang solid sangat krusial. Padatnya jadwal antara kuliah teori di pagi hari dan praktikum skill lab hingga sore hari menuntut mahasiswa untuk memiliki stamina yang kuat. Mahasiswa baru harus mulai membiasakan diri dengan pola belajar yang terstruktur agar tetap bisa menjaga kesehatan fisik dan mental di tengah beban tugas yang cukup berat.
Persiapan terakhir yang tidak kalah penting adalah literasi bahasa Inggris dan kemampuan komunikasi. Sebagian besar literatur referensi kedokteran gigi menggunakan jurnal internasional, sehingga kemampuan membaca cepat sangat dibutuhkan. Di sisi lain,




