Mahasiswa Program Studi S1 Kedokteran Hewan 51动漫 saat ini tengah melaksanakan kegiatan 淏elajar Bersama Komunitas Kampus Berdampak (BBK-KB). Program ini merupakan bentuk pengabdian masyarakat sekaligus sarana belajar nyata bagi mahasiswa. Salah satu lokasi pelaksanaan adalah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, yang dikenal memiliki populasi ternak cukup besar serta masyarakat yang aktif memelihara hewan kesayangan maupun hewan produktif. Kondisi ini menjadikan Magetan sebagai tempat belajar yang sesuai bagi mahasiswa untuk mengasah keterampilan praktis sekaligus menambah wawasan lapangan.
Penulis mendapatkan tugas di Laboratorium dan Klinik Hewan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Magetan sejak tanggal 16 September 2025, dengan kegiatan aktif dilaksanakan pada 1719 September 2025. Selama kegiatan, mahasiswa diarahkan langsung oleh dokter hewan setempat untuk terlibat dalam berbagai program pelayanan kesehatan hewan.
Vaksinasi Rabies Gratis
Salah satu kegiatan utama adalah vaksinasi rabies gratis yang diselenggarakan dalam rangka peringatan Hari Rabies Sedunia pada 28 September 2025. Masyarakat diajak membawa hewan peliharaan mereka, terutama anjing dan kucing, agar mendapat perlindungan dari penyakit rabies yang berbahaya. Sebanyak 100 dosis vaksin disediakan, dan hingga 19 September tercatat hanya tersisa dua dosis. Mahasiswa turut berperan dalam anamnesis, pemeriksaan fisik, pengukuran suhu tubuh serta berat badan, sekaligus membantu handling hewan agar proses vaksinasi berjalan lancar dan aman.
Selain vaksinasi, mahasiswa juga melaksanakan kegiatan repacking obat cacing dan vitamin. Proses ini dilakukan untuk memudahkan pendistribusian kepada masyarakat pada kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) berikutnya. Obat dan suplemen dikemas ulang dengan etiket petunjuk pemakaian yang jelas agar warga dapat menggunakannya dengan benar.
Seluruh rangkaian kegiatan ini bertujuan untuk mencegah penyebaran rabies, meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan hewan, serta mendukung kesejahteraan hewan di Kabupaten Magetan. Bagi mahasiswa, pengalaman lapangan ini menjadi kesempatan berharga untuk menerapkan ilmu kedokteran hewan sekaligus berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Kegiatan BBK-KB ini juga berkontribusi pada pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), antara lain:
-
SDG 3 (Good Health and Well-being): Vaksinasi rabies melindungi kesehatan hewan sekaligus manusia dari penyakit zoonosis yang mematikan.
-
SDG 4 (Quality Education): Mahasiswa mendapatkan pembelajaran kontekstual berbasis lapangan, sehingga kualitas pendidikan meningkat melalui pengalaman nyata.
-
SDG 11 (Sustainable Cities and Communities): Pencegahan rabies mendukung terbentuknya lingkungan masyarakat yang sehat, aman, dan berkelanjutan.
-
SDG 15 (Life on Land): Upaya peningkatan kesehatan hewan peliharaan berkontribusi pada kesejahteraan satwa serta menjaga keseimbangan ekosistem daratan.
Kegiatan BBK-KB di Kabupaten Magetan tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat melalui pelayanan kesehatan hewan, tetapi juga memperkuat kompetensi mahasiswa sebagai calon dokter hewan. Dengan keterlibatan aktif dalam vaksinasi, edukasi, dan manajemen kesehatan hewan, program ini mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan sekaligus memperlihatkan peran penting kedokteran hewan dalam masyarakat.
Oleh: Evania Raina




