Fakultas Kedokteran Hewan 51动漫 (FKH UNAIR) menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Perreng, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, pada Senin, 14 Juli 2025. Kegiatan ini mengusung tema 淚novasi Pakan Berkelanjutan untuk Peningkatan Produktivitas Ternak: Pembuatan Silase Hijauan Lokal dengan Suplementasi Probiotik dan Manajemen Reproduksi Menuju Swasembada Pangan. Fokus utama kegiatan adalah pelatihan pembuatan silase dari hijauan lokal dan fermentasi jerami padi menggunakan probiotik, yang dipandu langsung oleh dua dosen FKH UNAIR, yaitu Prof. Dr. Mirni Lamid, drh., MP dan Prof. Dr. Mohammad Anam Al Arif, drh., MP.
Teknologi pembuatan silase ini bertujuan membantu peternak dalam menyediakan cadangan pakan berkualitas tinggi dan tahan lama melalui konsep bank pakan desa. Inovasi ini menjadi solusi strategis dalam mengatasi keterbatasan pakan saat musim kemarau dan menjaga keberlanjutan produktivitas ternak. Kegiatan ini dilaksanakan bekerja sama dengan Kelompok Ternak Harapan Tiga yang diketuai oleh Bapak Mohyi, yang juga memimpin koordinasi para peternak selama pelatihan berlangsung. Antusiasme peternak sangat tinggi, terlihat dari partisipasi aktif mereka dalam praktik pembuatan silase serta sesi diskusi teknis bersama para dosen. Selain pelatihan pakan, tim FKH UNAIR juga memberikan penyuluhan tentang manajemen reproduksi sapi, yang mencakup deteksi birahi dan penanganan gangguan reproduksi seperti endometritis. Materi ini disampaikan oleh Prof. Dr. Herry Agoes Hermadi, drh., M.Si. Kegiatan ini juga mencakup kunjungan ke kandang warga serta pemberian vitamin untuk ternak sebagai bentuk pendampingan langsung kepada masyarakat.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dipimpin oleh Prof. Dr. Mirni Lamid, drh., MP dan didukung oleh jajaran dosen FKH UNAIR lainnya, yaitu Prof. Dr. Mohammad Anam Al Arif, drh., MP, Prof. Dr. Herry Agoes Hermadi, drh., M.Si, Prof. Dr. Sunaryo Hadi Warsito, drh., MP, Prof. Dr. Widya Paramita Lokapirnasari, drh., MP, Prof. Dr. Lilik Maslachah, drh., M.Kes, Prof. Dr. Tri Wahyu Suprayogi, drh., M.Si, Dr. Rimayanti, drh., M.Kes, Dr. Nanik Hidayatik, drh., Oky Setyo Widodo, drh., M.Si., Ph.D, Dr. Zulfi Nur Amrina Rosyada, S.Pt., M.Si, dan Arindita Niatazya Novianti, drh., M.Si.
Dukungan juga datang dari pemerintah daerah, antara lain Plt. Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Bangkalan, Ir. Ahadiyat, MM, serta Kepala Bidang Kesehatan Hewan, drh. Ali Makki, yang diwakili oleh drh. Siti Sumirah dari Sekretariat Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan. Selain itu, inseminator dari Kecamatan Burneh, Pak Ilham, turut memberikan pendampingan teknis terkait inseminasi buatan dan manajemen reproduksi sapi.

Mahasiswa dari berbagai jenjang pendidikan, sarjana, magister, hingga doktoral, juga berperan aktif dalam kegiatan ini. Salah satu yang menonjol adalah Dr. Saifur Rehman, mahasiswa postdoctoral asal Pakistan, yang saat ini menjalani program riset di FKH UNAIR. Kehadirannya memperkuat nilai kolaborasi global dalam pengabdian masyarakat, serta mencerminkan semangat internasionalisasi universitas.

Kegiatan ini secara langsung berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 2 (Zero Hunger) melalui peningkatan ketahanan pangan berbasis peternakan lokal dan efisiensi produksi pakan. Selain itu, kegiatan ini juga mendukung SDG 12 (Responsible Consumption and Production) dengan memanfaatkan limbah pertanian untuk formulasi pakan, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui kolaborasi antara akademisi, pemerintah, masyarakat, dan mitra internasional. Pendekatan transdisipliner dan partisipatif ini menunjukkan komitmen FKH UNAIR dalam menciptakan dampak nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung agenda global untuk pembangunan berkelanjutan.
Penulis: Dr. Zulfi Nur Amrina Rosyada, S.Pt., M.Si dan Siti Rani Ayuti, S.Pt., M.Si




