51¶¯Âþ

51¶¯Âþ Official Website

FKH UNAIR Tetapkan Ketua BPF Periode 2025“2030

Fakultas Kedokteran Hewan 51¶¯Âþ telah menyelenggarakan rapat pemilihan Ketua Badan Pertimbangan Fakultas (BPF) pada Senin, 15 Desember 2025, bertempat di Ruang Tandjung Adiwinata, FKH UNAIR. Kegiatan ini merupakan agenda penting dalam tata kelola fakultas sebagai bagian dari proses regenerasi kepemimpinan dan penguatan peran BPF dalam mendukung pengembangan akademik serta kebijakan strategis fakultas. Rapat tersebut dihadiri oleh 39 orang yang terdiri dari guru besar FKH UNAIR, perwakilan dosen non guru besar, dan tim dekanat yang memiliki hak suara dalam pemilihan Ketua BPF.

Rapat pemilihan berlangsung dalam suasana tertib, demokratis, dan penuh kekeluargaan. Seluruh tahapan kegiatan dilaksanakan sesuai dengan mekanisme yang berlaku, mencerminkan komitmen FKH UNAIR terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengambilan keputusan. Proses pemilihan dipimpin oleh anggota BPF tertua, yaitu Prof. Dr. Sri Agus Sudjarwo, drh., PhD, yang bertindak sebagai pimpinan rapat sekaligus penanggung jawab jalannya mekanisme pemungutan suara.

Pemilihan Ketua BPF dilakukan melalui mekanisme voting tertutup. Setiap guru besar memberikan suara secara langsung dan rahasia, sehingga seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menyalurkan hak pilihnya secara independen. Setelah seluruh suara terkumpul dan dilakukan penghitungan, rapat menetapkan Prof. Dr. Wiwik Misaco Yuniarti, drh., M.Kes. sebagai Ketua Badan Pertimbangan Fakultas FKH UNAIR periode 2025“2030. Penetapan tersebut disambut dengan apresiasi dan ucapan selamat dari seluruh peserta rapat.

Dengan terpilihnya Prof. Dr. Wiwik Misaco Yuniarti, kepemimpinan BPF FKH UNAIR secara resmi memasuki periode baru, menggantikan Ketua BPF sebelumnya, yaitu Prof. Dr. Pudji Srianto, drh., M.Kes. yang telah menyelesaikan masa jabatannya. Pergantian kepemimpinan ini menjadi momentum penting bagi keberlanjutan peran BPF dalam memberikan pertimbangan akademik, etika, serta kebijakan strategis kepada pimpinan fakultas.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Wiwik Misaco Yuniarti menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh para guru besar FKH UNAIR. Beliau menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah sebagai Ketua BPF dengan penuh tanggung jawab, menjaga integritas, serta memperkuat peran BPF sebagai mitra strategis fakultas. Ia juga menyampaikan harapan agar seluruh anggota BPF dapat terus bersinergi dan berkontribusi secara aktif dalam mendukung visi dan misi FKH UNAIR ke depan.

Sebagai bagian dari penyusunan kepengurusan BPF periode 2025“2030, Ketua BPF yang baru juga menetapkan susunan sekretariat. Dalam rapat tersebut, Prof. Dr. Wiwik Misaco Yuniarti menunjuk Dr. Kadek Rahmawati, drh., M.Kes. sebagai Sekretaris BPF yang baru. Penunjukan ini dilakukan untuk menggantikan sekretaris sebelumnya, yaitu Dr. Eka Pramyrtha Hestianah, drh., M.Kes., yang telah menjalankan tugasnya pada periode sebelumnya. Pergantian sekretaris ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan efektivitas kerja BPF dalam menjalankan tugas administratif dan kelembagaan.

Rapat pemilihan Ketua BPF ini juga menjadi ajang silaturahmi antar guru besar FKH UNAIR, sekaligus wadah refleksi terhadap peran BPF dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi dan perkembangan ilmu kedokteran hewan. Para peserta menyampaikan harapan agar BPF ke depan dapat terus memberikan masukan yang konstruktif dalam pengembangan kurikulum, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan budaya akademik di lingkungan fakultas.

Keberadaan Badan Pertimbangan Fakultas memiliki peran strategis dalam menjaga marwah akademik dan etika profesi di lingkungan FKH UNAIR. Melalui kepemimpinan yang baru, BPF diharapkan mampu merespons dinamika internal dan eksternal fakultas secara adaptif, serta mendukung pencapaian target-target strategis yang telah ditetapkan oleh pimpinan fakultas dan universitas.

Dengan terselenggaranya rapat pemilihan ini, FKH UNAIR menegaskan komitmennya terhadap tata kelola kelembagaan yang baik dan berkesinambungan. Kepemimpinan baru BPF periode 2025“2030 diharapkan dapat menjadi penggerak dalam memperkuat peran fakultas sebagai institusi pendidikan tinggi veteriner yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing nasional maupun internasional.

 

Penulis: Arindita Niatazya N., drh., M.Si

AKSES CEPAT